Tautan-tautan Akses

India Tuduh Pakistan Langgar Gencatan Senjata di Kashmir


Polisi paramiliter India melakukan patroli saat demonstrasi rusuh di Srinagar, Kashmir India (foto: dok).

Polisi paramiliter India melakukan patroli saat demonstrasi rusuh di Srinagar, Kashmir India (foto: dok).

Juru bicara militer India mengatakan tentara Pakistan melanggar perjanjian gencatan senjata dengan melepaskan tembakan ke posisi militer India dari wilayah perbatasan di Kashmir.

Tentara India hari Selasa (20/9) mengatakan sedikitnya satu tentara India tewas dalam baku tembak dengan dua kelompok militan di perbatasan yang memisahkan wilayah Kashmir yang menjadi bagian wilayah India dan Pakistan.

Juru bicara militer Kolonel Rajesh Kalia mengatakan tentara juga mencegat dua kelompok besar gerilyawan yang telah menyusup ke wilayah Kashmir yang dikuasai India, dari wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.

Kedua pertempuran itu berlanjut dan menewaskan satu tentara.

Kalia mengatakan tentara Pakistan melanggar perjanjian gencatan senjata tahun 2003 antara India dan Pakistan dengan melepaskan tembakan ke posisi militer India dari seberang daerah yang dijaga ketat di Uri, di mana sehari sebelumnya empat gerilyawan menewaskan 18 tentara dalam serangan terhadap sebuah pangkalan militer penting. Beberapa militan juga tewas dalam serangan itu.

Kalia tidak merinci pelanggaran gencatan senjata yang dilaporkan itu.

Di Pakistan, dua pejabat senior tentara mengatakan tuduhan India itu tidak berdasar. Ditambahkannya bahwa tidak satu pun tentara Pakistan melepaskan tembakan ke militer India di Kashmir. [em/jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG