Tautan-tautan Akses

Militer India Lancarkan Serangan atas Tersangka Militan di Pakistan


Militer India siaga di luar pangkalan militer di Kashmir-India (foto: dok).

Militer India siaga di luar pangkalan militer di Kashmir-India (foto: dok).

Pemerintah Pakistan menolak klaim militer India tersebut, dengan menyebutnya sebagai insiden penembakan lintas batas.

Militer India Kamis (29/9) menyatakan melancarkan serangan mendadak yang menarget tersangka militan di perbatasannya dengan Pakistan, tetapi Islamabad menolak klaim tersebut, dengan menyebutnya sebagai insiden penembakan melintas batas.

Serangan itu berlangsung menyusul serangan militan terhadap markas militer India awal bulan ini di Kashmir yang menewaskan 18 tentara, yang menurut PM India Narendra Modi tidak akan dibiarkan tanpa hukuman.

Dirjen Operasi Militer India Ranbir Singh mengatakan dalam konferensi pers hari Kamis bahwa serangan-serangan itu dilancarkan untuk mengusir tim-tim teroris yang ditempatkan pada lokasi-lokasi peluncur roket di perbatasan Kashmir yang disengketakan.

Ia mengatakan bahwa banyaknya korban disebabkan oleh “teroris-teroris itu dan yang berupaya mendukung mereka.”

Singh mengatakan, operasi itu pada dasarnya difokuskan untuk memastikan bahwa para teroris itu gagal dalam rencana penyusupan mereka dan kegiatan menghancurkan serta membahayakan rakyat India.

Pejabat militer India tersebut mengatakan ia telah memberitahu sejawatnya di Pakistan mengenai operasi yang telah berakhir itu.

Tidak lama setelah pengumuman New Delhi, militer Pakistan mengemukakan bahwa pernyataan mengenai serangan terkait markas-markas tersangka teroris itu adalah ilusi yang sengaja dikemukakan India untuk menimbulkan efek palsu. Militer Pakistan menyatakan dua tentaranya tewas dan sembilan luka-luka dalam baku tembak.

Dalam pernyataan videonya, Menteri Pertahanan Khawaja Asif memperingatkan tentang respons keras jika India melanggar garis kontrol di Kashmir.

“Pasukan Pakistan memberi respons yang kuat dan tepat, dan respons ini sama kalibernya dengan tembakan yang berasal dari pihak India. Jika mereka melanggar Garis Kontrol lagi, jika ada pelanggaran gencatan senjata atau Garis Gencatan Senjata lagi, jika Tuhan berkehendak pasukan Pakistan akan memberi mereka tanggapan yang keras,” ujar Asif.

Penembakan melintas batas itu dilaporkan masih berlanjut. Mengacu pada pernyataan India mengenai serangan-serangan itu, kementerian luar negeri Pakistan menuduh India memperuncing ketegangan di perbatasan untuk mengalihkan perhatian dari situasi di Kashmir India, yang sedang mengalami kerusuhan sipil yang meluas. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG