Tautan-tautan Akses

India Operasikan Bis yang Dilengkapi Alat Pengaman bagi Perempuan


Para mahasiswi dan aktivis perempuan India melakukan unjuk rasa menuntut hukuman berat bagi pemerkosa dan pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan, dalam aksi di Mumbai (foto: dok).

Para mahasiswi dan aktivis perempuan India melakukan unjuk rasa menuntut hukuman berat bagi pemerkosa dan pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan, dalam aksi di Mumbai (foto: dok).

Sebuah bis yang dilengkapi sejumlah alat untuk meningkatkan keamanan bagi perempuan dioperasikan untuk pertama kali di ibukota India,New Delhi, Rabu (25/5).

Bis yang dilengkapi dua kamera CCTV, sebuah sistem pelacak GPS dan tombol darurat itu merupakan bagian dari inisiatif untuk membantu perempuan yang menghadapi kesulitan saat berada dalam sistem transportasi publik menyusul kasus pemerkosan beramai-ramai dan brutal terhadap seorang mahasiswi kedokteran dalam sebuah bis di New Delhi pada tahun 2012.

Ketika meresmikan bis yang diberi nama “Kebanggaan Perempuan” dengan rute New Delhi-Jaipur itu hari Rabu (25/5), Menteri Transportasi Jalanan India Nitin Gadkari mengatakan, "Isu keamanan perempuan di bis umum menjadi isu besar dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa insiden (telah) menimbulkan kekhawatiran.”

Pemerintah India mengatakan, mulai Juni semua bis akan diwajibkan memiliki alat pelacak, kamera CCTV dan tombol panik yang terhubung dengan stasiun polisi terdekat.

Seorang mahasiswi bernama Jyoti Singh tewas karena cedera yang dialaminya setelah diperkosa enam pria di atas bis yang sedang berjalan seusai menonton di bioskop.

Insiden itu tidak hanya meningkatkan perhatian terhadap kekerasan seks terhadap perempuan tapi juga buruknya keamanan sistem transportasi publik di ibukota India. [ab/as]

XS
SM
MD
LG