Tautan-tautan Akses

India akan Jual Misil Canggih ke Vietnam


Misil supersonik India, Brahmos ikut dipamerkan dalam parade Hari Republik di New Delhi, India, 23 Januari 2006 (Foto: dok).

Misil supersonik India, Brahmos ikut dipamerkan dalam parade Hari Republik di New Delhi, India, 23 Januari 2006 (Foto: dok).

Salah satu sistem senjata utama India yang akan diekspor adalah misil supersonik BrahMos yang diproduksi oleh perusahaan patungan India-Rusia. Misil ini memiliki jangkauan sekitar 290 km dan dapat ditembakkan dari darat, laut dan bawah laut.

Rencana India untuk menjual sistem misil canggih ke negara-negara seperti Vietnam mendapat dorongan pekan ini setelah New Delhi bergabung dengan kelompok eksklusif global negera-negara yang mengendalikan ekspor teknologi misil.

Analis keamanan mengatakan keanggotaan di Missile Technology Control Regime (MTCR) juga akan memberikan peluang yang lebih besar bagi India untuk menghadapi penolakan China dalam upaya New Delhi untuk bergabung dengan kelompok elit lain yang mengendalikan perdagangan nuklir, yaitu Nuclear Suppliers Group.

Salah satu sistem senjata utama India yang akan diekspor adalah misil supersonik BrahMos yang diproduksi oleh perusahaan patungan India-Rusia. Misil ini memiliki jangkauan sekitar 290 km dan dapat ditembakkan dari darat, laut dan bawah laut.

Selain Vietnam, negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Indonesia dan Malaysia juga telah menyatakan berminat membeli misil BrahMos karena mereka berusaha meningkatkan kesiapan pertahanan di tengah meningkatnya perselisihan dengan Beijing di Laut Cina Selatan.

India selama ini enggan memajukan kerja sama militer dengan negara-negara Asia Tenggara karena takut China marah, tapi keraguan pupus setelahPerdana Menteri India Narendra Modi memilih kemitraan strategis lebih dekat dengan Amerika Serikat. [as/uh]

XS
SM
MD
LG