Tautan-tautan Akses

IMF Kunjungi Ukraina untuk Perundingan Soal Dana Talangan


Pemberontak pro-Rusia menjaga pos pemeriksaan berhiaskan bendera Rusia dan resimen Don Cossacks di luar kota Pervomaisk, Ukraina timur (6/12). (AP/Balint Szlanko)

Pemberontak pro-Rusia menjaga pos pemeriksaan berhiaskan bendera Rusia dan resimen Don Cossacks di luar kota Pervomaisk, Ukraina timur (6/12). (AP/Balint Szlanko)

Para pejabat IMF mengatakan Ukraina mungkin membutuhkan hingga $19 miliar bantuan tambahan jika usaha negara itu memerangi separatis pro-Rusia berlanjut pada tahun depan.

Sejumlah pejabat Dana Moneter Internasional (IMF) sedang mengunjungi Ukraina untuk membahas program bantuan US$17 miliar – sebuah langkah penting menuju alokasi dana lebih besar bagi negara yang sedang kesulitan keuangan itu.

Para pejabat IMF mengatakan Ukraina mungkin membutuhkan hingga $19 miliar bantuan tambahan jika usaha negara itu memerangi separatis pro-Rusia berlanjut pada tahun depan.

IMF diperkirakan akan menyerahkan pinjaman berikutnya sebesar $2,7 miliar pada akhir tahun ini, namun menunggu hingga Kyiv membentuk pemerintah baru sebelum melangsungkan pembicaraan soal pinjaman itu.

Pembicaraan selama sembilan hari itu berlangsung sementara Ukraina sedang kesulitan membayar utangnya dan menghadapi penolakan rakyat atas usaha-usaha pengetatan keuangan yang dituntut IMF.

IMF sepakat memberi paket pinjaman April, beberapa pekan setelah tergulingnya presiden Ukraina dukungan Rusia.

Pekan lalu, parlemen Ukraina membentuk pemerintah baru yang mencakup beberapa teknokrat bukan etnis Ukraina. Langkah ini dipandang sebagai cara pemerintah menunjukkan komitmennya melakukan reformasi ekonomi negara itu.

XS
SM
MD
LG