Tautan-tautan Akses

Ilmuwan Percaya Vaksin Polio Sintetis Bisa Hilangkan Polio


Seorang petugas medis di Pakistan memberikan vaksin polio bagi seorang anak di Islamabad, 8 Desember 2014.

Seorang petugas medis di Pakistan memberikan vaksin polio bagi seorang anak di Islamabad, 8 Desember 2014.

Pengembangan vaksin polio oral lebih dari 50 tahun lalu berjasa untuk membasmi penyakit itu di seluruh dunia. Sekarang para ilmuwan menanti hari di mana penyakit itu tidak ada lagi, bahkan di luar laboratorium.

Untuk mempercepat datangnya hari itu, para ilmuwan di Inggris mengembangkan vaksin polio sintetis. Vaksin ini bekerja seperti vaksin sebelumnya yang dibuat dari virus hidup yang dilemahkan, tapi vaksi ini mengandung partikel-partikel sintetis di dalam kulit virus.

Vaksin buatan manusia ini meniru struktur virus polio, agar bisa meningkatkan respons kekebalan yang kuat pada manusia. Dan karena vaksin ini tidak mengandung pathogen, tidak ada resiko paparan, bahkan dalam kasus-kasus tidak sengaja selama proses pembuatan.

Dave Stuart adalah seorang professor biologi struktural di Oxford University dan direktur ilmu hayat di Diamond Light Source, sebuah fasilitas berteknologi tinggi yang menggunakan sinar X dan teknik spektroskopi untuk membuat vaksin sintetis.

Keuntungan vaksin buatan manusia

Stuart mengatakan vaksin polio buatan manusia bisa mengurangi infeksi sementara mikroba mati pada akhirnya.

"Yang kita coba untuk pikirkan sekarang adalah bagaimana kita bisa sampai di titik di mana kita tidak perlu lagi melakukan vaksinasi," katanya.

"Bila vaksinnya bukan virus, berarti kita punya kesempatan untuk tidak memproduksi virus dan tidak membiarkan virus menyebar di lingkungan kita. Walaupun sulit, tapi kita bisa berharap nantinya kita bisa membasmi virus tersebut. Lalu vaksinasi bisa dihentikan, karena virusnya sudah hilang," kata Stuart.

Vaksin polio sintetis dibuat berdasarkan inovasi serupa, vaksin buatan manusia yang efektif untuk membasmi penyakit kaki dan mulut.

Stuart mengatakan para ilmuwan telah membuat komponen vaksin polio baru tersebut, yang sedang menanti penelitian tentang apakah vaksin itu efektif atau tidak. Vaksin itu sendiri mudah untuk dibuat dan dipasarkan, tambahnya lagi.

Penelitian yang didanai oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan Yayasan Bill dan Melinda Gates, dipresentasikan hari Jumat (13/2) pada pertemuan tahunan Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan di California.

XS
SM
MD
LG