Tautan-tautan Akses

Ilmuwan Konfirmasi Penemuan Higgs Boson


Para ilmuwan Pusat Riset Nuklir Eropa (CERN) di Jenewa menggunakan mesin penabrakan atom seharga 5,5 miliar dolar untuk menyelidiki partikel Higgs boson (foto: dok).

Para ilmuwan Pusat Riset Nuklir Eropa (CERN) di Jenewa menggunakan mesin penabrakan atom seharga 5,5 miliar dolar untuk menyelidiki partikel Higgs boson (foto: dok).

Ilmuwan di Pusat Riset Nuklir Eropa (CERN) di Jenewa mengatakan partikel sub atom yang ditemukan tahun lalu memang benar Higgs boson yang dianggap sebagai blok penting pembentuk jagat raya.

Pengumuman hari Kamis (14/3) di Jenewa itu terjadi kurang dari setahun setelah pertama kali para ilmuwan mengumumkan penemuan patikel itu yang menciptakan wilayah energi yang tidak bisa dilihat kasat mata yang diyakini memuat masa semua partikel atom lainnya.

Karena sifat ini mempengaruhi semua interaksi benda di jagat raya Higgs boson menjadi terkenal dengan sebutan “partikel Tuhan”

Bulan Juli lalu dua tim independen yang bekerja di Pusat Riset Nuklir Eropa (CERN) di Jenewa mengatakan mereka telah menyaksikan sebuah partikel yang sama jenisnya seperti teori Higgs boson. Tapi mereka mengatakan analisa yang lebih banyak diperlukan guna mengukuhkan data awal itu.

Partikel yang sulit dipahami itu, yang dinamakan seperti nama ahli fisika Peter Higgs yang pertama kali mengajukan teori itu, diyakini bertahan hanya dalam 1/ sejuta detik setelah Big Bang ketika jagat raya tercipta lebih dari 13 miliar tahun lalu.

Ilmuwan mengatakan masa Higgs boson merupakan bagian penting dari perhitungan ruang dan waktu di masa depan. Ini artinya pada suatu saat kelak perhitungan ini kemungkinan bisa membantu meramal akhir jagat raya.

Mereka masih belum mengetahui apakah partikel yang mereka temukan itu mempunyai semua unsur teori Higgs boson, tapi Joe Incandela salah seorang dari dua ketua tim riset CERN mengatakan jelas mereka menangani beberapa bentuk dari partikel itu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG