Tautan-tautan Akses

IKEA Akan Perketat Aturan Karbon untuk Lindungi Lingkungan


Toko IKEA di Hamburg, Jerman.

Toko IKEA di Hamburg, Jerman.

Peritel meubel terbesar di dunia itu mengatakan akan mempertimbangkan sistem pemberian harga karbon internal yang memberikan insentif untuk penggantian investasi bahan bakar fosil.

IKEA Group, peritel meubel terbesar di dunia, mungkin akan memperkenalkan harga emisi karbon internal untuk membantu programnya dalam melindungi lingkungan dan menciptakan perusahaan "baru dan lebih baik", menurut kepala eksekutif Peter Agnefjall.

IKEA, dianggap sebagai pencipta tren global diantara para peritel mengenai isu lingkungan, juga menyasar investasi US$1,5 miliar untuk pembangkit listrik tenaga matahari dan angin pada 2015, dan membeli lebih banyak kayu dan kapas dari sumber-sumber berkelanjutan pada 2014 untuk membantu konsumen bergeser pada gaya hidup yang lebih 'hijau'.

"Kami melihat keberlanjutan sebagai pendorong dalam membangun IKEA yang baru dan lebih baik," ujar Agnefjall dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Reuters.

"Ini adalah faktor pendorong pembaruan bisnis kami, pembaruan produk-produk kami dan pendorong inovasi segala jenis."

Setelah menghadiri KTT PBB mengenai perubahan iklim di New York pada 23 September, Agnefjall mengatakan raksasa meubel Swedia tersebut akan mempertimbangkan pemberian harga karbon internal -- sebuah sistem yang dapat memberi insentif untuk menggeser investasi dari bahan bakar fosil.

Karbon dioksida merupakan gas rumah kaca utama yang menurut para ahli PBB mendorong suhu dunia dan meningkatkan gelombang panas, kekeringan dan naiknya permukaan laut. (Reuters)

XS
SM
MD
LG