Tautan-tautan Akses

IAEA: Tak Ada Terobosan dalam Perundingan Nuklir Iran


Herman Nackaerts, Inspektur nuklir Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memberikan penjelasan kepada media setelah perundingan di Wina hari Rabu (15/5).

Herman Nackaerts, Inspektur nuklir Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memberikan penjelasan kepada media setelah perundingan di Wina hari Rabu (15/5).

Perundingan di Wina, Austria Rabu (15/5) merupakan yang kesepuluh kalinya diselenggarakan oleh IAEA dan pejabat-pejabat Iran sejak awal tahun lalu.

Seorang pejabat senior PBB mengatakan perundingan antara badan pemantau nuklir PBB dan Iran tentang program nuklir negara itu gagal mencapai kesepakatan dan belum ada tanggal yang ditetapkan untuk perundingan lebih lanjut.

Inspektur nuklir Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Herman Nackaerts hari Rabu (15/5) mengatakan, ia dan tim-nya telah melakukan perundingan intensif, tetapi “tidak dapat menyelesaikan pendekatan terstruktur dalam perundingan selama 1,5 tahun itu”.

Perundingan di Wina, Austria merupakan yang kesepuluh kalinya diselenggarakan oleh IAEA dan pejabat-pejabat Iran sejak awal tahun lalu, ketika tim penyidik IAEA berupaya mendapatkan akses ke fasilitas dan dokumen nuklir Iran.

IAEA prihatin terhadap kemungkinan pembuatan senjata nuklir oleh Iran dan ingin mengunjungi fasilitas-fasilitas seperti fasilitas militer Parchin, guna menjawab pertanyaan tentang program tersebut.

Iran berkeras Parchin adalah fasilitas militer standar dan bahwa program nuklirnya hanya bertujuan damai.

Sementara itu di Istanbul, Turki, kepala perunding nuklir Iran Saeed Jalili juga menyelenggarakan perundingan dengan Kepala Kebijakan Uni Eropa Catherine Ashton.
XS
SM
MD
LG