Tautan-tautan Akses

IAEA dan Iran Mulai Babak Baru Pembicaraan Akses Nuklir


Dutabesar Iran untuk IAEA, Ali Asghar Soltanieh dalam rapat bersama para pemimpin IAEA di International Center, Wina, Austria (6/6).

Dutabesar Iran untuk IAEA, Ali Asghar Soltanieh dalam rapat bersama para pemimpin IAEA di International Center, Wina, Austria (6/6).

Badan pengawas nuklir PBB telah memulai babak baru pembicaraan dengan Iran dalam upaya perundingan kesepakatan terkait akses nuklir.

Kesepakatan tersebut akan memungkinkan badan PBB tersebut untuk melanjutkan penyelidikan terkait riset senjata nuklir yang dicurigai tengah dilakukan di negara Islam itu.

Dutabesar Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Ali Asghar Soltanieh, telah bertemu dengan para pejabat badan itu hari Jumat di Wina.

IAEA menginginkan akses ke pangkalan militer Parchin, Iran, dimana badan itu yakin Iran sedang melakukan riset senjata atom. Teheran mengatakan Parchin adalah sarana senjata konvensional dan bersikeras mengatakan bahwa program nuklir Iran bertujuan damai.

Kedua pihak mengatakan pembicaraan terkait isu nuklir ini telah mencapai kemajuan, meskipun masih tetap ada beberapa perbedaan pandangan.

Media pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa Presiden Hu Jintao, yang bertemu dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmedinejad di Beijing hari Jumat, telah mendesak pemimpin Iran itu untuk mengambil pendekatan yang luwes dan pragmatis dalam pembicaraan IAEA tersebut.

Sebuah organisasi riset Amerika memperoleh gambar-gambar satelit bulan lalu yang mengindikasikan Iran barangkali telah berupaya memusnahkan bukti-bukti percobaan senjata nuklir di Parchin.
XS
SM
MD
LG