Tautan-tautan Akses

IAEA Akan Akhiri Penyelidikan tentang Nuklir Iran


Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano (Foto: dok).

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano (Foto: dok).

Badan pengawas nuklir PBB hari Selasa (15/12) secara resmi menutup penyelidikan yang telah berlangsung lebih dari satu dasawarsa mengenai tuduhan bahwa Iran pernah berusaha mengembangkan senjata nuklir.

Badan Energi Atom Internasional, IAEA yang beranggotakan 35 negara secara bulat mengesahkan sebuah resolusi hari Selasa untuk mengakhiri penyelidikan itu.

Pengesahan itu terjadi setelah Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano menyampaikan laporan terakhirnya yang memberi jawaban jelas apakah Iran pernah berusaha membuat senjata nuklir.

"Walaupun tidak mungkin bagi badan tenaga atom itu untuk mereka-ulang semua rincian kegiatan yang dilakukan oleh iran pada masa lalu, kami telah berhasil memeriksa cukup bahan-bahan untuk mendapat gambaran keseluruhan," kata Amano.

Dia mengatakan, kesimpulan yang ditarik adalah bahwa Iran melakukan "berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembuatan bahan peledak nuklir,” sebelum tahun 2003. Tapi Amano menambahkan, kegiatan tersebut hanya berupa studi ilmiah dan tidak sampai memperoleh "kemampuan teknis tertentu yang relevan."

IAEA baru-baru ini merilis sebuah laporan yang menunjukkan tidak ada tanda-tanda kuat bahwa upaya Iran untuk membangun senjata nuklir masih berlangsung setelah tahun 2009. [lt]

XS
SM
MD
LG