Tautan-tautan Akses

Hungaria Tutup Pintu Masuk Migran dari Serbia


Puluhan polisi dan tentara Hungaria menjaga pagar perbatasan negara mereka dengan Serbia (14/9).

Puluhan polisi dan tentara Hungaria menjaga pagar perbatasan negara mereka dengan Serbia (14/9).

Puluhan pasukan keamanan Hungaria berdiri menjaga rel kereta api yang digunakan para pencari suaka untuk masuk ke Uni Eropa.

Hungaria hari Senin (14/9) menutup pintu perbatasan migran utama dari Serbia, beberapa jam menjelang pemberlakuan aturan yang lebih tegas guna menghentikan arus masuk pengungsi Timur Tengah yang sangat besar melewati Hungaria menuju Jerman dan negara-negara Eropa lain.

Puluhan polisi – yang didukung tentara – berdiri menjaga rel kereta api yang digunakan para pencari suaka untuk masuk ke Uni Eropa. Sebuah helikopter mengawasi perbatasan itu dari udara.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban – tokoh utama di Eropa yang menentang pemberian ijin bagi ribuan pengungsi asal Suriah dan negara-negara lain masuk ke Uni Eropa – berbicara dalam sebuah upacara pelantikan kadet polisi di Budapest. Orban mengatakan aturan baru terhadap migran itu dilengkapi dengan ancaman hukuman penjara dan hukuman lain yang “sangat berat dan layak” bagi para pelaku perdagangan manusia.

Hungaria berencana memasang kawat berduri pada sebuah gerbong kereta api – dari bagian atas hingga ke bawah – dan menempatkannya di pintu masuk dekat Roszke sehingga bisa benar-benar memblokir arus masuk migran.

Pemerintah Hungaria mengatakan siapa pun yang memasuki wilayah itu secara ilegal akan menghadapi tuntutan kriminal dan pengungsi yang mencari suaka harus menggunakan pos perbatasan yang dijaga polisi.

Sementara itu, beberapa pos pemeriksaan perbatasan yang baru di Jerman menimbulkan kemacetan lalu lintas sepanjang 20 kilometer ke wilayah Austria.

Jerman – yang selama ini menyambut ribuan pengungsi di wilayahnya meski ditentang negara-negara tetangganya – mengatakan telah memulai pemeriksaan di perbatasan pada hari Minggu (13/9) supaya “ada proses yang lebih teratur”.

Austria mengatakan juga akan membangun pos-pos pemeriksaan di perbatasannya dengan Hungaria, sementara Slovakia membuka kembali pos-pos pemeriksaan di perbatasannya dengan Austria dan Hungaria.

XS
SM
MD
LG