Tautan-tautan Akses

Hungaria Tangguhkan Proses Pemberian Suaka


Pencari suaka dari Kosovo menunggu di stasiun kereta api di Budapest, 10 Februari 2015 (Foto: dok).

Pencari suaka dari Kosovo menunggu di stasiun kereta api di Budapest, 10 Februari 2015 (Foto: dok).

Pemerintah Hungaria akan menangguhkan pemrosesan bagi pencari suaka yang terdaftar di sepanjang perbatasannya, akibat meningkatnya arus pengungsi yang membuat mereka kewalahan.

Seorang juru bicara pemerintah mengumumkan, Selasa (23/6), Hungaria telah menginformasikan kepada mitra-mitranya di Uni Eropa penghentian sementara ini. Belum jelas bagaimana anggota lain dari blok Uni Eropa akan bereaksi sebagai tanggapan terhadap langkah yang bertentangan dengan peraturan Uni Eropa.

Pengumuman Hungaria mengacu pada kesepakatan antara anggota Uni Eropa yang memungkinkan para pencari suaka bepergian dengan bebas di Uni Eropa, tapi mereka harus bergantung pada negara yang mereka datangi untuk memroses dokumen-dokumen mereka.

Hungaria, seperti Yunani dan Italia, kini kewalahan dengan melonjaknya jumlah pencari suaka dalam setahun belakangan ini. Ketiga negara ini menjadi titik yang biasa digunakan oleh para pengungsi untuk masuk ke Eropa dalam upaya melarikan diri dari kekerasan di Afrika dan Timur Tengah.

Pekan lalu para pejabat Hungaria mengumumkan rencana untuk membangun pagar setinggi empat meter sepanjang 175 kilometer dari perbatasan dengan Serbia, untuk membendung arus imigran gelap. Angka dari pemerintah menunjukkan polisi Hungaria telah menangkap lebih dari 60.000 orang tahun ini yang mencoba memasuki Hungaria secara ilegal, dibandingkan dengan sekitar 43.000 orang sepanjang tahun 2014.

Negara-negara di Eropa tengah berjuang mengatasi peningkatan arus migran dalam satu tahun terakhir. Ratusan pengungsi tewas di lautan saat menempuh perjalanan berbahaya dari Afrika utara ke pulau-pulau di Eropa.

Para pemimpin Uni Eropa pekan ini akan membahas bagaimana mendistribusikan secara merata para migran yang tiba di pantai Italia dan Yunani sepanjang tahun ini. Komisi Eropa telah mengusulkan relokasi 40.000 pengungsi ke negara-negara di Uni Eropa selama dua tahun ke depan.

XS
SM
MD
LG