Tautan-tautan Akses

Hukuman bagi Musuh Putin, Navalny, Ditangguhkan


Alexei Navalny, aktivis politik dan blogger anti korupsi, beserta istrinya Yulia, terlihat bersama Oleg Navalny dan istrinya Victoria sesudah sidang pengadilan di Moskow, 30/12/2014.

Alexei Navalny, aktivis politik dan blogger anti korupsi, beserta istrinya Yulia, terlihat bersama Oleg Navalny dan istrinya Victoria sesudah sidang pengadilan di Moskow, 30/12/2014.

Pengadilan Rusia menjatuhkan penundaan hukuman percobaan selama tiga setengah tahun kepada aktivis politik, Alexei Navalny, yang didapati bersalah menipu sebuah perusahaan kosmetik Perancis.

Pengadilan menjatuhkan penundaan hukuman percobaan selama tiga setengah tahun kepada pengacara dan blogger berumur 38 tahun Alexei Navalny, jauh lebih sedikit daripada hukuman 10 tahun yang diajukan tim jaksa. Saudara Navalny, Oleg, juga divonis bersalah menipu sebuah perusahaan kosmetik Perancis senilai paling sedikit $500.000. Ia menerima hukuman yang sama, tetapi diperintahkan langsung masuk penjara. Tim pembela Navalny mengatakan, mereka akan mengajukan banding atas vonis tersebut.

Berbicara langsung kepada hakim, Alexei Navalny mengecam hukuman terhadap saudaranya itu. Ia beryanya pada hakim, apakah hakim tersebut tidak malu dengan keputusan yang dibuatnya. Oleg Navalny tidak pernah terlibat dalam gerakan oposisi Rusia.

Reporter VOA Daniel Schearf mengatakan, keputusan untuk mengirim Oleg Navalny ke penjara tampaknya merupakan taktik Soviet untuk menekan aktivitas politik Alexei Navalny.

Pengadilan tersebut sebelumnya dijadwalkan mengeluarkan vonis tadi tanggal 15 Januari mendatang, tetapi kemudian memajukannya hari Senin, 29 Desember, tanpa penjelasan apa-apa. Sebuah halaman Facebook yang dibuat untuk mengatur sebuah protes dekat Kremlin pada hari itu telah menarik puluhan ribu pendukung.

Navalny ke luar dari gedung pengadilan setelah keputusan itu diumumkan untuk mendesak para pendukungnya untuk melanjutkan protes mereka.

Navalny telah menjalani tahanan rumah sejak Februari lalu karena berpartisipasi dalam protes terlarang.

XS
SM
MD
LG