Tautan-tautan Akses

Hubungan China-Taiwan Diperkirakan akan Menurun


Presiden China Xi Jinping (kiri), dan Presiden perempuan pertama Taiwan Tsai Ing-wen (Foto: dok).

Presiden China Xi Jinping (kiri), dan Presiden perempuan pertama Taiwan Tsai Ing-wen (Foto: dok).

Para analis mengatakan apabila China dan Taiwan saling menghindar setelah Tsai Ing-wen menjadi presiden, hal ini dapat memicu penghentian perundingan teratur yang telah menghasilkan pertumbuhan perdagangan dan pariwisata.

Sementara presiden terpilih Taiwan bersiap-siap memangku jabatan bulan Mei, hubungan yang selalu tegang tetapi membaik baru-baru ini antara China dan Taiwan tampaknya sedang menuju kemerosotan baru, di mana kedua pihak tidak dapat menyepakati cara mengadakan pembicaraan yang akan meningkatkan saling percaya dan memungkinan penandatanganan persetujuan.

Para analis mengatakan apabila China dan Taiwan saling menghindar setelah Tsai Ing-wen menjadi presiden, hal ini dapat memicu penghentian perundingan teratur yang telah menghasilkan pertumbuhan perdagangan dan pariwisata.

Persetujuan yang ditandatangani sejak tahun 2008 telah membantu perekonomian Taiwan yang dimotori ekspor dan saat ini tengah mengalami kesulitan. China diperkirakan juga akan mengikuti persetujuan yang ada dengan kurang bersemangat, dan sebagian analis yakin ini sekarang sedang mengurangi wisatawan.

Taiwan dan China telah menjadi saingan politik sejak tahun 1940-an. Kedua negara Asia yang bertetangga itu mempunyai pemerintah masing-masing, tetapi China mengklaim kedaultan atas Taiwan dan berkeras Taiwan akan dibawa ke dalam kekuasaannya sebagai akhir perang saudara China dalam tahun 1940-an. [gp]

XS
SM
MD
LG