Tautan-tautan Akses

HRW Tuduh Ofensif Udara di Yaman Tewaskan Banyak Warga Sipil


Serangan udara Saudi terhadap kota Saada, di Yaman 2 Juni lalu (foto: dok).

Serangan udara Saudi terhadap kota Saada, di Yaman 2 Juni lalu (foto: dok).

Menurut Human Rights Watch, dalam serangan Saudi di Saada, Yaman bulan Mei lalu, 59 warga sipil tewas termasuk 35 anak-anak.

Organisasi HAM Human Rights Watch (HRW) mengatakan ofensif udara terhadap kota Saada di Yaman telah menewaskan puluhan warga sipil dan mungkin melanggar hukum internasional.

HRW mengatakan mereka datang ke Saada – yang dikuasai pemberontak Syiah – pertengahan bulan Mei semasa gencatan senjata selama lima hari. Di sana, kata HRW, mereka mencatat 59 orang tewas termasuk 35 anak-anak akibat ofensif udara oleh koalisi pimpinan Arab Saudi.

Dalam laporannya hari Selasa, HRW mengatakan banyak serangan udara itu memang menyasar target militer. Tetapi, kata mereka, ada beberapa serangan yang “tampaknya melanggar hukum kemanusiaan internasional sehingga mengakibatkan korban tewas dan cedera di kalangan sipil.”

HRW mengatakan telah meminta informasi kepada Arab Saudi, tetapi tidak ditanggapi.

Ofensif udara oleh koalisi pimpinan Arab Saudi yang didukung Amerika dimulai Maret lalu untuk menumpas pemberontak Houthi Syiah. Orang Houthi – dibantu tentara pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh – bersaing menguasai Yaman dengan militan Sunni dan pasukan Presiden Abd Rabbo Mansour Haddi.

Pemberontak menguasai ibukota bulan September lalu sehingga Hadi terpaksa melarikan diri ke Arab Saudi.

HRW memperingatkan pihak-pihak yang berkonflik bahwa hukum internasional melarang serangan secara sengaja terhadap lokasi sipil seperti pasar dan sekolah.

XS
SM
MD
LG