Tautan-tautan Akses

HRW: Pasukan Kurdi Gunakan Tentara Anak


Logo Human Rights Watch

Logo Human Rights Watch

Organisasi Human Rights Watch mengatakan hari Rabu (15/7),para pejuang Kurdi di Suriah terus menggunakan tentara anak-anak meskipun telah berjanji untuk berhenti melakukannya setahun lalu.

HRW mengatakan Satuan Perlindungan Rakyat, atau YPG, telah membuat beberapa kemajuan dalam mengistirahatkan beberapa tentara anak-anak, tetapi organisasi-organisasi lokal dan internasional telah mendokumentasi 59 anak yang bertugas secara sukarela atau direkrut.

Kelompok HAM itu mengungkapkan, mereka berhasil memverifikasi tujuh kasus dengan berbicara langsung kepada keluarga tentara anak-anak itu.

Dikatakan juga, YPG menanggapi sepucuk surat tentang tuduhan tersebut dengan menjelaskan bahwa mereka menghadapi "tantangan signifikan" dalam mengakhiri penggunaan pejuang anak, karena pertempuran yang terus berlanjut di Suriah, yang kini telah berlangsung selama lebih dari empat tahun.

Penggunaan tentara anak oleh kelompok-kelompok lain di Suriah telah didokumentasi oleh organisasi-organisasi HAM dan PBB di sepanjang konflik, yang dimulai bulan Maret 2011 itu.

Pasukan Kurdi, menurut laporan tersebut, terus merekrut anak laki-laki dan perempuan, termasuk mereka yang berusia di bawah 15 tahun, dan menggunakan mereka terutama dalam aksi tempur.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG