Tautan-tautan Akses

Hong Kong Peringatkan Pemrotes Akan Hadapi Penangkapan


Para pemrotes berhadapan dengan polisi di Mong Kok (Foto: VOA/Hai Yan)

Para pemrotes berhadapan dengan polisi di Mong Kok (Foto: VOA/Hai Yan)

Sekretaris kepala eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, hari Selasa (11/11), mendesak para pemrotes untuk "secara cepat dan damai" meninggalkan jalan-jalan, yang dikatakannya "secara tidak sah diduduki."

Seorang pejabat senior Hong Kong memperingatkan pemrotes akan risiko ditangkap jika tidak menyingkir dari jalan-jalan, di mana mereka telah berkemah selama berminggu-minggu, menuntut reformasi demokrasi.

Sekretaris kepala eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, hari Selasa (11/11), mendesak para pemrotes untuk "secara cepat dan damai" meninggalkan jalan-jalan, yang dikatakannya "secara tidak sah diduduki."

Dia tidak menyebut jika atau bila polisi akan bertindak untuk membersihkan lokasi tersebut. Lam, yang menduduki posisi pemerintah ke-dua, mengutarakan, dia "tidak melihat peluang untuk dialog saat ini" dengan para demonstran pimpinan mahasiswa, yang menurutnya, tidak menunjukkan keikhlasan dalam perundingan-perundingan sebelumnya.

Hari Senin (10/11), Pengadilan Tinggi Hong Kong memutuskan, polisi dapat menangkap para pengunjukrasa yang melawan upaya pembersihan lokasi-lokasi protes, meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya bentrokan baru.

Upaya masa lalu polisi untuk membubarkan protes malah menyebabkan meluasnya demonstrasi, hingga mencapai puluhan ribu orang yang bergabung dalam gerakan itu. Mereka menyerukan diadakannya pemilu yang sepenuhnya berlangsung secara demokratis.

XS
SM
MD
LG