Tautan-tautan Akses

Hina Putin, Rusia Desak Ukraina Pecat Pejabat Menlu


Pejabat Menlu Ukraina, Andriy Deshchytsia mengecam Presiden Putin dengan kata-kata vulgar (foto: dok).

Pejabat Menlu Ukraina, Andriy Deshchytsia mengecam Presiden Putin dengan kata-kata vulgar (foto: dok).

Ini setelah pejabat Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Deshchytsia menggambarkan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan kata-kata vulgar, Minggu (15/6).

Pejabat Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Deshchytsia menggambarkan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan kata-kata vulgar, sementara demonstran di kota Kyiv menyerang Kedutaan Besar Rusia di Kyiv untuk memprotes serangan terhadap pesawat angkut militer yang menewaskan 49 orang.

Para demonstran yang marah merobek-robek bendera Rusia, melemparkan batu dan telur ke arah Kedutaan Besar Rusia dan menjungkirbalikkan mobil-mobil mewah Sabtu malam.

Pejabat Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Deshchytsia menyerukan para demonstran supaya berhenti, tetapi ia menghasut kerumunan massa itu dengan memberi gambaran vulgar tentang Presiden Rusia Vladimir Putin.

Komentar itu menuai teguran dari Rusia hari Minggu (15/6), yang mendesak Ukraina untuk memecat diplomat tinggi itu.

Demonstrasi kembali terjadi sewaktu Presiden baru Ukraina – Petro Poroshenko – mengumumkan satu hari berkabung nasional, setelah jatuhnya pesawat angkut militer yang menewaskan 49 orang akibat serangan kelompok separatis pro-Rusia di Ukraina Timur hari Sabtu.

Poroshenko bersumpah akan menghukum mereka yang bertanggungjawab terhadap serangan itu dengan mengatakan, para pelaku “akan mendapat balasan yang setimpal”.

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina mengatakan 40 personil militer dan 9 awak pesawat tewas ketika para gerilyawan menembak jatuh pesawat Angkatan Udara Ukraina itu.
XS
SM
MD
LG