Tautan-tautan Akses

AS

Hillary Clinton Minta Obama Terima Masukan soal Perdagangan Bebas


Bakal calon presiden dari Partai Demokrat AS, Hillary Clinton di Des Moines, Iowa (14/6).

Bakal calon presiden dari Partai Demokrat AS, Hillary Clinton di Des Moines, Iowa (14/6).

Bakal calon presiden unggulan dari Partai Demokrat AS, Hillary Clinton telah meminta Presiden Barack Obama untuk bekerja sama dengan anggota Kongres dari Partai Demokrat untuk menyelamatkan Trade Promotion Authority (TPA), yang dilihat sebagai bagian penting dari perjanjian perdagangan bebas Kemitraan Trans-Pasifik (TPP). Sementara pimpinan di Kongres dari Partai Republik mengatakan tetap optimis TPA akan disetujui dengan besarnya konsekuensi perjanjian perdagangan bebas bagi kepemimpinan di Amerika.

Mantan Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, dalam kampanyenya di Des Moines, Iowa Minggu (14/6), menyerukan agar Obama mendengarkan masukan dari anggota Partai Demokrat yang menolak sebuah peraturan pelatihan kerja kembali yang dikaitkan dengan TPA.

"Selama delapan tahun saya bekerja di Senat, saya menyetujui sebagian perjanjian perdagangan dan tidak menyetujui sebagian lainnya. Saya rasa sayacukup paham akan kriteria yang harus dipenuhi dalam perjanjian perdagangan, terutama TPP ini. Ini perlu, pertama-tama, melindungi pekerja Amerika, kedua, menaikkan upah dan menciptakan lapangan kerja baik di rumah, ketiga, ini perlu mendukung kepentingan keamanan nasional kita. Saya telah mengatakan ini selama berbulan-bulan," jelas Hillary.

"Inilah yang saya pikir harus terjadi sekarang. Dalam rangka untuk mendapatkan kesepakatan yang memenuhi standar tinggi, Presiden harus mendengarkan, dan bekerjasama dengan sekutu-sekutunya di Kongres, yang telah menyatakan keprihatinan mereka tentang dampak perjanjian yang lemah yang akan kita alami, untuk memastikan bahwa kita akan mendapatkan kesepakatan yang terbaik dan sekuat mungkin...dan, jika kita tidak mendapatkannya, seharusnya tidak ada kesepakatan," kata Clinton.

Tidak ada dukungan eksplisit

Clinton, yang telah dikritik karena belum berkomentar mengenai TPP, tidak secara tegas memberi dukungannya, lebih memilih untuk menunggu sampai negosiasi di antara ke-12 mitra Lingkar Pasifik yang lengkap.

Mereka yang menentang TPP, termasuk di antaranya serikat-serikat pekerja, kelompok-kelompok konsumen, keamanan pangan dan lingkungan hidup, mengatakan perjanjian perdagangan bebas tersebut mengakibatkan pemangkasan lapangan kerja dan menurunnya upah, sementara pada saat yang sama, tidak banyak membantu memperbaiki perlindungan pekerja di luar negeri. Senator Bernie Sanders, salah satu lawan Clinton untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat untuk pemilu 2016, mengatakan ia memahami pesan yang dikirim oleh Partai Demokrat di Kongres.

"Mungkin kita harus memiliki kebijakan perdagangan yang mewakili keluarga-keluarga pekerja yang membangun kembali basis manufaktur kami, bukan hanya mewakili CEO perusahaan multinasional besar," kata Sanders.

Menghadapi kemungkinan pemungutan suara dalam Perdagangan Penyesuaian Bantuan (TAA) pekan ini, Sanders mengatakan ia berharap Clinton akan berpihak pada mereka yang melihat TPP dan perjanjian perdagangan bebas lainnya sebagai perundang-undangan yang tidak layak diloloskan. Ia mengatakan kebijakan perdagangan harus menuntut perusahaan Amerika berinvestasi di Amerika Serikat, bukan di negara-negara lain.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG