Tautan-tautan Akses

Hezbollah Yakin Iran Tidak Akan Hentikan Dukungan


Pemimpin Hezbollah Syekh Hassan Nasrallah berpidato lewat konferensi video dalam acara upacara kelulusan di pinggir kota Beirut, Lebanon, 25 Juli 2015.

Pemimpin Hezbollah Syekh Hassan Nasrallah berpidato lewat konferensi video dalam acara upacara kelulusan di pinggir kota Beirut, Lebanon, 25 Juli 2015.

Kelompok Hezbollah Syiah di Lebanon mengatakan masih bisa mengandalkan dukungan dari Iran setelah negara itu menandatangani perjanjian nuklir dengan enam negara kuat.

Kepala Hezbollah, Hassan Nasrallah mengatakan kepada pendukungnya hari Sabtu (25/7) bahwa hubungan Iran dengan sekutu-sekutunya didasarkan pada kesamaan ideologi, dan lebih penting daripada kepentingan politik.

Iran adalah pendukung utama dan pemasok senjata bagi Hezbollah, dan Amerika menganggap Hezbollah sebagai kelompok teroris yang mengancam dunia barat dan sekaligus berusaha menghancurkan Israel.

Pejuang-pejuang Hezbollah juga giat mendukung pemerintahan Presiden Bashar al Assad di Suriah. Pemerintah Amerika minggu ini mengenakan sanksi-sanksi atas tiga orang pemimpin Hezbollah dan seorang pengusaha Libanon karena mendukung apa yang disebutnya “perang kejam yang dilancarkan al Assad di Suriah.”

Kendati ke enam negara kuat telah menanda-tangani perjanjian nuklir dengan Iran, pemerintah Amerika sangat prihatin atas dukungan Iran bagi kegiatan Hezbollah, pemerintah Suriah dan pemberontak Houthi di Yaman.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG