Tautan-tautan Akses

Herman Cain Mundur dari Pencalonan Kandidat Presiden Partai Republik

  • Nico Colombant

Herman Cain (kanan) menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan sebagai kandidat presiden AS dari Partai Republik.

Herman Cain (kanan) menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan sebagai kandidat presiden AS dari Partai Republik.

Mantan pemilik perusahaan pizza Herman Cain hari Sabtu memutuskan menangguhkan pencalonannya dalam Partai Republik untuk pemilihan presiden setelah adanya tuduhan-tuduhan pelecehan seksual dan perselingkuhan.

Cain disambut dengan teriakan-teriakan gembira dan suara musik sewaktu ia turun dari bis kampanyenya di Atlanta sambil menggandeng isterinya.

Cain tiba di tempat acara yang sedianya menjadi kantor pusat baru kampanyenya dua setengah jam setelah acara mulai.

Sepuluh menit berpidato, suasana kerumunan menjadi senyap ketika ia mengumumkan tidak akan mencalonkan diri lagi.

“Mulai hari ini dengan banyak doa dan refleksi diri, saya menangguhkan kampanye presiden saya karena gangguan yang terus menerus, yang berdampak terhadap saya dan keluarga saya,” ujar Cain.

Ia mengatakan paham akan kekecewaan para pendukungnya, tetapi ia punya apa yang disebutnya “Rencana Lain”. Cain mengatakan ia akan mengupayakan perubahan dalam politik Washington, bukan sebagai calon presiden, tetapi melalui sebuah situs internet baru yang bernama Cain Solutions.

“Kami akan bekerja sedikit lebih keras, dan kami akan mengubahnya dari luar,” katanya.

Cain mengatakan ia bukan orang yang sempurna, tetapi katanya ia berdamai dengan Tuhan dan isterinya. Ia menyebut tuduhan-tuduhan terhadapnya palsu dan tidak terbukti.

Kemunculan Cain ke puncak jajak pendapat Partai Republik awal tahun ini berputar balik sewaktu ia menyangkal beberapa klaim pelecehan seksual oleh beberapa perempuan ketika ia menjadi lobiyis restauran, dan ketika seorang wirausaha perempuan dari Atlanta menyatakan punya hubungan seksual dengannya selama 13 tahun yang berakhir ketika ia mulai ikut pencalonan presiden.

Mundurnya Cain membuka jalan bagi mantan Ketua DPR Newt Gingrich untuk memimpin dalam jajak pendapat Partai Republik, bahkan melewati mantan Gubernur Massachusetts Mitt Romney.

Dalam pidatonya hari Sabtu, Cain mengatakan ia akan segera memberikan dukungannya untuk calon Partai Republik yang bersaing dengan Presiden Barack Obama bulan November 2012.

Dalam kampanye selama ini, Cain sangat disukai gerakan Tea Party yang menginginkan pemerintahan yang lebih kecil.

XS
SM
MD
LG