Tautan-tautan Akses

Helikopter Jatuh Tewaskan 2 Tentara NATO di Afghanistan


Tentara NATO berjalan di depan helikopter Chinook dalam sebuah operasi di Herat, Afghanistan (foto: dok). Kecelakaan helikopter NATO hari Senin (28/5) menewaskan 2 orang tentara.

Tentara NATO berjalan di depan helikopter Chinook dalam sebuah operasi di Herat, Afghanistan (foto: dok). Kecelakaan helikopter NATO hari Senin (28/5) menewaskan 2 orang tentara.

NATO mengatakan sedang menyelidiki penyebab kecelakaan itu, namun laporan pendahuluan mengatakan tidak ada aktivitas musuh di kawasan itu.

Para pejabat NATO mengatakan, dua anggota pasukan koalisi tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter di Afganistan Timur hari Senin (28/5). NATO mengatakan, mereka sedang menyelidiki penyebab kecelakaan itu. Laporan pendahuluan mengatakan, tidak ada aktivitas musuh di kawasan itu.

Sebelumnya, sebuah pesawat koalisi lainnya juga jatuh di Afghanistan Timur. Tidak ada korban dalam kecelakaan itu.

Juga Senin, serangan pemberontak di Afghanistan Selatan menewaskan seorang tentara NATO. NATO tidak merilis nama dan kewarganegaraan para korban.

Lebih dari 170 tentara NATO telah tewas di Afghanistan tahun ini.

Hari Senin, Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta membela rencananya untuk secara bertahap mengakhiri operasi militer di Afghanistan sebelum tahun 2014.

Berbicara dalam program televisi ABC This Week, Panetta mengatakan pasukan NATO masih perlu melakukan banyak hal, namun mereka berada pada jalur yang tepat.

Juga Hari Senin, Presiden Hamid Karzai mengutuk serangan udara pasukan koalisi yang menurut para pejabat menewaskan sebuah keluarga beranggotakan delapan orang di propinsi Paktia Timur, di mana pasukan Afghanistan dan internasional berusaha menghentikan pemberontakan Taliban.

Jurubicara pemerintah propinsi Rohullah Samoon mengatakan kepada VOA hari Minggu, serangan semalam itu menewaskan seorang pria, istrinya dan enam orang anaknya di distrik Gerda Serai. Ia mengatakan, menurut informasi yang diperolehnya, pria itu tidak memiliki hubungan dengan kelompok pemberontak atau aktivitas anti-pemerintah.
XS
SM
MD
LG