Tautan-tautan Akses

AS

Perusahaan Pengelolaan Aset Bayar Denda $1,8M akibat ‘Insider-Trading’


Jaksa federal AS, Preet Bharara memberikan keterangan bahwa perusahaan SAC Capital setuju membayar denda 1,8 milyar dolar AS (4/11).

Jaksa federal AS, Preet Bharara memberikan keterangan bahwa perusahaan SAC Capital setuju membayar denda 1,8 milyar dolar AS (4/11).

SAC Capital Advisors setuju untuk membayar denda US$1,8 milyar, untuk mencabut tuduhan bahwa mereka mendorong "insider trading" selama bertahun-tahun.

Tim jaksa mengatakan salah satu perusahaan pengelolaan aset (hedge fund) paling sukses di Wall Street – SAC Capital Advisors – telah setuju untuk membayar denda bernilai US$1,8 milyar, untuk mencabut tuduhan bahwa mereka telah mendorong merajalelanya praktik perdagangan orang dalam (insider trading) selama bertahun-tahun.

Tim jaksa federal mengatakan karyawan-karyawan SAC menggunakan informasi yang tidak tersedia bagi khalayak umum untuk melakukan sejumlah perdagangan besar secara ilegal. Menggunakan informasi non-publik semacam ini memberi SAC keuntungan tidak adil dari investor-investor saingan mereka.

SAC juga sepakat untuk berhenti mengelola dana bagi investor luar dan memberlakukan aturan-aturan yang ketat guna mencegah praktik ilegal serupa di masa depan.

Setidaknya lima karyawan SAC telah mengaku bersalah melakukan tindakan ini dan dua lainnya akan segera diadili.

Tim jaksa mengatakan mereka menilai denda sebesar $1,8 milyar ini adalah yang terbesar yang pernah dikenakan terhadap pelanggaran larangan peraturan insider trading ini. Denda tersebut mencakup lebih dari $600 juta denda yang sudah dibayar terkait kasus ini. Penyelesaian tersebut masih harus disetujui oleh hakim.
XS
SM
MD
LG