Tautan-tautan Akses

Hawking Sarankan Cari Kehidupan di Planet Lain untuk Bertahan


Ahli astrofisika Stephen Hawking, yang hampir lumpuh karena penyakit ALS, menikmati ruang hampa dalam Boeing 727. (Jim Campbell, Aero-News Network)

Ahli astrofisika Stephen Hawking, yang hampir lumpuh karena penyakit ALS, menikmati ruang hampa dalam Boeing 727. (Jim Campbell, Aero-News Network)

Ahli astrofisika terkemuka Stephen Hawking menyarankan manusia untuk mencari kehidupan di planet lain untuk bertahan.

Ahli astrofisika Stephen Hawking mengingatkan bahwa manusia perlu mencari kehidupan di luar Planet Bumi jika ingin bertahan sebagai spesies.

“Kita harus terus mencari ke luar angkasa untuk kehidupan," ujar Hawking dalam sebuah pertemuan minggu ini di Los Angeles, California. “Kita tidak akan bertahan sampai 1.000 tahun lagi tanpa keluar dari planet yang rapuh ini."

Hawking, 71, telah lama menjadi pendukung eksplorasi luar angkasa.

Berbicara pada sebuah upacara untuk memperingati ulang tahun lembaga antariksa NASA ke-50 pada 2008, Hawking menyerukan era baru eksplorasi luar angkasa manusia yang dapat dibandingkan dengan penjelajahan bangsa Eropa ke Dunia Baru lebih dari 500 tahun yang lampau.

"Menyebar ke luar angkasa akan memiliki dampak yang bahkan lebih besar," ujar Hawking. "Hal ini akan mengubah masa depan ras manusia secara total dan barangkali menentukan apakah kita punya masa depan atau tidak."

Hawking ada di Los Angeles minggu ini untuk melihat penelitian di Cedars-Sinai Medical Center mengenai perlambatan progresi penyakit amyotrophic lateral sclerosis, atau ALS. Hawking menderita penyakit degeneratif syarat yang tidak dapat diobati itu selama 50 tahun.

Sejak 1970, Hawking hampir lumpuh total karena ALS. Terikat pada kursi roda, ia menggunakan komputer canggih untuk berbicara.

Ilmuwan terkenal itu memelopori upaya untuk membuka rahasia-rahasia alam semesta, melakukan revolusi astrofisika dan menangkap imajinasi jutaan dalam prosesnya. Ia barangkali paling dikenal lewat bukunya, A Brief History of Time, yang telah terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia. (VOA)
XS
SM
MD
LG