Tautan-tautan Akses

Hasil Pemilu AS Membuat Rencana Menerima Pengungsi Suriah Terombang-ambing


Pengungsi Rusiah, Moussa, memeluk adiknya Mohammad. (Foto: dok.)

Pengungsi Rusiah, Moussa, memeluk adiknya Mohammad. (Foto: dok.)

Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika yang baru telah membuat rencana sejumlah kota untuk menampung para pengungsi Suriah menjadi terombang-ambing.

Pemerintah Obama telah melakukan pemeriksaan latar belakang dan mengijinkan lebih dari 12.000 pengungsi Suriah masuk ke Amerika. Ribuan lainnya akan tiba tahun depan.

Semasa kampanye Trump mengusulkan larangan bagi warga Muslim untuk masuk ke Amerika dan menyerukan moratorium untuk menerima pengungsi Suriah karena khawatir akan ikut masuknya teroris. Begitu menjabat, Trump bisa jadi akan memangkas arus masuk atau mengurangi jumlah pengungsi yang akan diterima Amerika. Pekan lalu tim transisi Trump belum memberi komentar apapun tentang hal ini.

Kota Rutland di Vermont bersiap menerima 100 pengungsi yang umumnya berasal dari Suriah mulai awal tahun depan. Walikota Rutland Christopher Louras mengatakan “tidak ingin menduga-duga” tentang nasib program itu. Ia hanya berharap masuknya imigran itu akan membantu merevitalisasi kotanya. [em/jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG