Tautan-tautan Akses

Hashim: Prabowo Akan Akhiri Subsidi BBM dalam 5 Tahun


Kandidat presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada kampanye di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (23/3). (VOA/Andylala Waluyo)

Kandidat presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada kampanye di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (23/3). (VOA/Andylala Waluyo)

Komentarnya berbeda dari visi misi awal Prabowo untuk mempertahankan harga BBM namun menjamin subsidi hanya untuk kelompok miskin dan kelas menengah ke bawah.

Calon presiden Prabowo Subianto akan mempertimbangkan penghapusan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang tinggi selama periode lima tahun jika terpilih menjadi presiden bulan depan, menurut penasihat ekonomi sekaligus adiknya, Hashim Djojohadikusumo, Rabu (11/6).

Subsidi BBM, yang menurut pemerintah banyak menguntungkan warga kaya, menghabiskan anggaran sekitar US$20 miliar per tahun dan telah menekan defisit anggaran saat ini.

"Penghapusan subsidi BBM tidak dapat dilakukan segera karena ini akan membebani populasi besar. Mungkin akan menjadi program lima tahun," ujar Hashim dalam acara dengan investor.

Komentarnya berbeda dari visi dan misi awal Prabowo untuk mempertahankan harga BBM pada harga saat ini namun memberlakukan langkah-langkah untuk menjamin subsidi-subsidi digunakan hanya untuk kelompok miskin dan kelas menengah ke bawah.

Posisi baru ini lebih sesuai dengan pesaingnya, Gubernur Jakarta Joko "Jokowi" Widodo, yang mengatakan akan memotong subsidi dan meningkatkan harga BBM perlahan dalam empat sampai lima tahun mendatang.

Para analis memperingatkan bahwa defisit anggaran dapat memukul batas 3 persen dari produk domestik bruto jika pemerintah tidak meningkatkan harga BBM tahun ini. (Reuters)
XS
SM
MD
LG