Tautan-tautan Akses

AS

Hari Buruh: Liburan yang Berubah di Amerika


Banyak perusahaan AS masih menentang pembentukan serikat pekerja dan seperdelapan pekerja AS menjadi anggota serikat buruh (foto: ilustrasi).

Banyak perusahaan AS masih menentang pembentukan serikat pekerja dan seperdelapan pekerja AS menjadi anggota serikat buruh (foto: ilustrasi).

Hari Senin pertama pada bulan September ditetapkan sebagai libur resmi di Amerika pada tahun 1894 untuk merayakan hari libur buruh atau Labor Day.

Rakyat Amerika merayakan liburan Hari Buruh, suatu momen yang lahir sebagai penghormatan terhadap para pekerja yang berserikat di negara ini, yang kini kerap berubah menjadi hari pertemuan keluarga yang secara tak resmi menandai berakhirnya musim panas.

Senin pertama pada bulan September ditetapkan sebagai libur resmi di Amerika pada tahun 1894 untuk merayakan hari libur buruh, dan selama puluhan tahun, pusat-pusat industri di Amerika kerap menggelar parade besar-besaran untuk menghormati para buruh pabrik yang berserikat.

Banyak tunjangan yang diupayakan serikat pekerja selama bertahun-tahun, seperti lima hari kerja serta layanan kesehatan dan liburan yang dibayar perusahaan, telah lama diabadikan di banyak tempat kerja di Amerika. Tetapi seiring dengan berkembangnya teknologi dan globalisasi ekonomi dunia, gerakan buruh Amerika merosot tajam.

Banyak perusahaan Amerika yang masih menentang pembentukan serikat pekerja. Hanya sekitar seperdelapan pekerja Amerika yang menjadi anggota serikat buruh, sekitar separuh dari tingkat keanggotaan pada 30 tahun lalu.

Banyak anggota serikat bekerja di kantor-kantor pemerintah daerah setempat, negara bagian dan federal, bukan di pabrik-pabrik di mana gerakan buruh bermula.
XS
SM
MD
LG