Tautan-tautan Akses

Italia Mulai Hari Berkabung Nasional bagi Korban Gempa


Suasana upacara pemakaman kenegaraan di stadion olaharaga Ascoli Piceno, Italia, menandai hari berkabung nasional bagi korban gempa, 27 Agustus 2016. Upacara ini dihadiri oleh Presiden Sergio Mattarella dan Perdana Menteri Matteo Renzi (AP Photo/Andrew Medichini).

Suasana upacara pemakaman kenegaraan di stadion olaharaga Ascoli Piceno, Italia, menandai hari berkabung nasional bagi korban gempa, 27 Agustus 2016. Upacara ini dihadiri oleh Presiden Sergio Mattarella dan Perdana Menteri Matteo Renzi (AP Photo/Andrew Medichini).

Presiden Italia Sergio Mattarella, didampingi Walikota Amatrice, Sergio Prozzi, meninjau kota itu, Sabtu (27/8) dan mengucapkan terima kasih kepada para petugas SAR. Mattarella akan menghadiri upacara pemakaman kenegaraan bagi sebagian korban gempa bumi itu.

Sementara hari berkabung nasional mulai di Italia, harapan di antara petugas SAR semakin pudar, Sabtu (27/8) sekembalinya mereka bersama anjing pembantu mereka dari operasi pencarian tanpa membawa hasil apapun.

Kecil kemungkinan menemukan siapapun dalam keadaan hidup dari balik reruntuhan dan tumpukan puing dan tembok semen di Amatrice, kota di Italia tengah yang rata akibat gempa bumi hari Rabu.

Mereka tidak memberi harapan yang tidak realistis kepada penduduk setempat, yang berdoa agar ada lagi teman dan anggota keluarga mereka yang akan diangkat hidup-hidup, dari apa yang kini tinggal sisa sebuah kota yang mempunyai sejarah panjang yang telah berdiri sejak zaman Romawi dan Lombardi.

Presiden Italia Sergio Mattarella, didampingi Walikota Amatrice, Sergio Prozzi, meninjau kota itu, Sabtu (27/8) dan mengucapkan terima kasih kepada para petugas SAR. Mattarella akan menghadiri upacara pemakaman kenegaraan bagi sebagian korban gempa bumi itu. Presiden dibawa ke pinggir kota untuk melihat sebagian kerusakan. Para pejabat mengatakan terlalu berbahaya untuk memasuki kota zaman pertengahan itu.

Beberapa hari setelah gempa kuat itu boleh dikatakan menghancurkan kota yang tadinya berpemandangan indah yang terkenal memasok juru masak ke Vatikan ini, ada perasaan sekarang bahwa yang hanya dapat dilakukan adalah mengangkat jenazah sekitar 15 orang, termasuk anak-anak dan seorang tukang roti yang belum diketahui nasibnya oleh keluarga mereka.

Hari Jumat, satu lagi gempa susulan, kali ini berkekuatan 4,8 SR, memaksa petugas SAR, yang sebagian dikirim ke Salermo di selatan hingga Bologna di utara Italia, untuk sementara menghentikan pekerjaan di tengah Amatrice yang bersejarah itu, lokasi terburuk dari beberapa kota yang dihantam gempa tersebut. [gp]

XS
SM
MD
LG