Tautan-tautan Akses

Harga Saham Amerika Menguat Akhir Pekan Ini


Gubernur Bank Sentral Amerika, Ben Bernanke dalam komferensi pers di Washington DC (19/6).

Gubernur Bank Sentral Amerika, Ben Bernanke dalam komferensi pers di Washington DC (19/6).

Gubernur Bank Sentral Amerika, Ben Bernanke mengatakan pihaknya akan mengurangi program pembelian sekuritas, apabila perekonomian menunjukkan tidak lagi membutuhkan dukungan dari Bank Sentral.

Harga sebagian besar saham Amerika kembali naik Jumat pagi (21/6) setelah turun dua hari berturut-turut. Turunnya harga-harga di bursa saham diyakini karena adanya laporan bahwa Bank Sentral Amerika Serikat diperkirakan akan mengurangi upaya untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan keprihatinan terkait perekonomian China.

Sementara itu, perkembangan harga saham di Asia dan Eropa hari Jumat menunjukkan indeks Nikkei di Tokyo naik tajam sementara indeks Hang Seng di Hong Kong turun.

Dalam krisis finansial tahun 2008, Bank Sentral Amerika Serikat berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran dengan menurunkan suku bunga jangka pendek hingga hampir nol. Bank Sentral kemudian menurunkan suku bunga jangka panjang dengan program pembelian sekuritas bernilai US$ 85 miliar per bulan.

Gubernur Bank Sentral Amerika, Ben Bernanke mengatakan jika tampaknya perekonomian tidak lagi membutuhkan dukungan, Bank Sentral akan sedikit demi sedikit mengurangi program pembelian sekuritas. Turunnya angka pengangguran berarti bahwa pengurangan stimulus dapat dilakukan tahun ini.
XS
SM
MD
LG