Tautan-tautan Akses

Harga Minyak Kemungkinan Besar Tak Akan Meningkat Lagi

  • Associated Press

Kilang minyak lepas pantai Bouri di Libya.

Kilang minyak lepas pantai Bouri di Libya.

Setelah menyentuh titik terendah dalam 13 tahun bulan Januari, harga minyak internasional naik di atas US$50 per barrel baru-baru ini dan kesulitan naik lagi.

Harga minyak kemungkinan besar tidak akan meningkat lagi setelah naik hampir 90 persen sejak Januari, seiring tanda-tanda semakin stabilnya pasar global, menurut Badan Energi Internasional (IEA), Selasa (14/6).

Lembaga yang bermarkas di Paris tersebut, yang memberi nasihat untuk negara-negara konsumen minyak terbesar dunia, meningkatkan estimasi untuk permintaan akan minyak global tahun ini dalam laporan bulanannya. Namun mereka mencatat bahwa pasokan dan inventaris sebelumnya tetap tinggi.

"Paruh waktu 2016, pasar minyak terlihat menyeimbang," tulis IEA dalam laporan pasar bulanannya.

Setelah menyentuh titik terendah dalam 13 tahun bulan Januari, harga minyak internasional naik di atas US$50 per barrel baru-baru ini dan kesulitan naik lagi. Hari Selasa, harga patokan Brent untuk minyak internasional turun 56 sen menjadi $49,79 per barrel. [hd]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG