Tautan-tautan Akses

Harga Minyak Mentah dan Saham Naik Tajam


Fasilitas pemboran minyak di Sweetwater, negara bagian Texas (foto: dok). Persediaan minyak naik karena perusahaan Amerika mempergunakan teknologi 'fracking' untuk meningkatkan produksi.

Fasilitas pemboran minyak di Sweetwater, negara bagian Texas (foto: dok). Persediaan minyak naik karena perusahaan Amerika mempergunakan teknologi 'fracking' untuk meningkatkan produksi.

Harga minyak mentah Brent naik di atas $32 per barel Jumat (12/2), naik dari harga sebelumnya di bawah $30 per barel.

Harga minyak mentah dan saham meningkat pada Jumat menyusul laporan bahwa eksportir minyak kemungkinan akan mencapai kesepakatan untuk memotong produksi, dan data baru menunjukkan belanja konsumen yang lebih kuat di Amerika.

Harga minyak mentah melonjak 10 persen atau lebih di pasar dunia setelah mencapai tingkat harga terendah dalam 12 tahun permulaan minggu ini. Harga minyak mentah Brent naik di atas $32 per barel Jumat (12/2), naik dari harga di bawah $30 per barel.

Harga minyak mentah anjlok selama ini karena persediaan minyak melampaui permintaan. Persediaan naik karena perusahaan Amerika mempergunakan teknologi fracking untuk meningkatkan produksi, sementara Arab Saudi dan eksportir lainnya meneruskan produksi tinggi meskipun harga rendah. Permintaan juga lesu akibat pertumbuhan ekonomi yang lambat, dan pemberlakuan efisiensi energi secara luas.

Investor bersemangat melihat data yang memperlihatkan pejualan eceran Amerika naik pada Januari, bukti bahwa konsumen Amerika tetap melakukan belanja meskipun pasar saham dan komoditas tidak menentu.

Departemen Perdagangan mengatakan penjualan eceran naik 0,2 persen bulan lalu. Pakar ekonomi dan investor secara cermat mengamati penjualan eceran karena permintaan konsumen merupakan penggerak utama dari kegiatan ekonomi Amerika. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG