Tautan-tautan Akses

Hamas Bertekad Balas dengan Agresif Tiap Serangan Israel


Kelompok militan Hamas dalam konferensi pers di kota Gaza, 25 Desember 2010.

Kelompok militan Hamas dalam konferensi pers di kota Gaza, 25 Desember 2010.

Sebelumnya, pemimpin Hamas Mahmoud Zahar mengatakan akan terus mentaati gencatan senjata tidak resmi dengan Israel dua tahun lalu.

Kelompok militan Hamas mengatakan siap meningkatkan permusuhan terhadap Israel kalau ketegangan tidak mereda di perbatasan Israel-Gaza.

Kata jurubicara Hamas, Abu Obeida, kelompoknya akan membalas dengan agresif tiap serangan Israel.

Komentar Abu Obeida ini keluar satu hari setelah pemimpin tinggi Hamas Mahmoud Zahar mengatakan, Hamas akan terus mentaati gencatan senjata tidak resmi yang ditanda-tangani dengan Israel dua tahun yang lalu, asal Israel juga mematuhinya.

Israel dan Hamas sepakat mengadakan gencatan senjata untuk mengakhiri perang antara keduanya.

Kelompok militan Palestina dilaporkan telah menembakkan 25 roket dan mortir ke Israel selatan minggu ini. Israel membalas dengan sejumlah serangan udara dan menewaskan lima orang militan yang katanya sedang bersiap-siap akan melancarkan serangan roket.

Kata Israel, sasaran serangan udara itu termasuk terowongan-terowongan yang dibangun dibawah perbatasan Gaza dan Mesir yang digunakan untuk menyelundupkan senjata dan barang-barang lain ke Gaza.

Kebanyakan serangan roket dan mortir yang ditujukan ke Israel dilakukan oleh kelompok-kelompok kecil dan bukan oleh Hamas, tapi Israel menganggap Hamas bertanggung-jawab atas semua serangan yang dilancarkan dari kawasan itu ke Israel.

XS
SM
MD
LG