Tautan-tautan Akses

Hakim Singapura: Insinyur AS Tewas Bunuh Diri


Mary dan Rick Todd, orang tua dari mendiang insinyur piranti lunak Amerika Shane Truman Todd, meninggalkan pengadilan di Singupara, 5 Mei 2013 (Foto: dok). Hakim Singapura memutuskan Shane tewas karena nunuh diri, Senin (8/7).

Mary dan Rick Todd, orang tua dari mendiang insinyur piranti lunak Amerika Shane Truman Todd, meninggalkan pengadilan di Singupara, 5 Mei 2013 (Foto: dok). Hakim Singapura memutuskan Shane tewas karena nunuh diri, Senin (8/7).

Hakim Singapura memutuskan bahwa seorang insinyur Amerika, Shane Truman Todd, yang ditemukan meninggal dalam apartemennya di Singapura tahun lalu, tewas karena bunuh diri, Senin (8/7).

Seorang hakim Singapura memutuskan hari Senin bahwa seorang insinyur Amerika yang ditemukan meninggal dalam apartemennya di Singapura tahun lalu, tewas karena bunuh diri, dan menolak kecurigaan orang tua pria itu yang mengatakan anaknya dibunuh karena melakukan penelitian terkait teknologi yang peka.

Penyelidikan mengenai kematian Shane Truman Todd telah dikecam oleh orang tua Todd, yang keluar dari sidang sebelumnya tahun ini, dengan mengatakan ia telah kehilangan keyakinan pada proses itu.

Jenazah Todd ditemukan oleh pacarnya bulan Juni tahun 2012. Kuasa hukum negara mengajukan bukti terkait situs internet bunuh diri pada laptop pria berusia 31 tahun itu dan surat bunuh diri yang ditujukan kepada para anggota keluarga dan orang-orang yang disayanginya.

Hakim Chay Yuen Fatt mengatakan hari Senin ia tidak menemukan bukti pembunuhan, dan memutuskan bahwa Todd melakukan bunuh diri dengan menggantung dirinya.

Orang tua Todd mengatakan mereka yakin putra mereka kemungkinan telah dibunuh karena penelitiannya di Amerika Serikat mengenai bahan yang digunakan untuk membuat semi konduktor yang tahan panas, satu teknologi yang dapat digunakan untuk sipil dan militer.
XS
SM
MD
LG