Tautan-tautan Akses

AS

Hakim AS Tunda Sidang Pengadilan Pembantaian di Texas


Psikiater militer Mayor Nidal Hasan yang dituduh melakukan pembantaian di Fort Hood, Texas pada tahun 2009. (Foto: dok)

Psikiater militer Mayor Nidal Hasan yang dituduh melakukan pembantaian di Fort Hood, Texas pada tahun 2009. (Foto: dok)

Hakim-hakim militer sidang pembantaian di Forth Hood, Texas, mempertimbangkan permintaan tertuduh untuk menunda sidang.

Hakim-hakim militer sidang pembantaian Fort Hood, Texas menunda sidang selama seminggu, guna mempertimbangkan permintaan tertuduh Mayor Nidal Hasan untuk penundaan tiga bulan.

Hasan dituduh membunuh 13 dan melukai 32 rekan tentaranya tahun 2009.

Pemilihan juri seharusnya sudah dimulai Rabu (5/6), tetapi Hasan meminta sidang ditunda untuk memberinya waktu mempersiapkan strategi baru pembelaan.

Hasan menjadi pengacara bagi dirinya sendiri. Ia ingin menggunakan apa yang disebut argumen "membela orang lain", untuk membuktikan bahwa ia bertindak untuk menyelamatkan nyawa orang lain.

Hasan menjelaskan, "orang lain" yang ingin ia selamatkan adalah pejuang Taliban di Afghanistan.

Beberapa pakar hukum mengatakan ini mungkin membuktikan bahwa Hasan bertindak sebagai musuh pejuang.

Menurut pakar-pakar itu, jaksa militer enggan menyebut dugaan pembunuhan yang dilakukan Hasan sebagai aksi terorisme karena hal itu akan menyulitkan Hasan mendapat pengadilan yang adil.
XS
SM
MD
LG