Tautan-tautan Akses

Haiti Tunda Pemilihan Presiden Tambahan 


Polisi Haiti menembakkan peluru karet ke arah para demonstran di Port-au-Prince, setelah pengumuman penundaan pemilu tambahan, Jumat (22/1).

Polisi Haiti menembakkan peluru karet ke arah para demonstran di Port-au-Prince, setelah pengumuman penundaan pemilu tambahan, Jumat (22/1).

Pejabat pemilu di Haiti secara mendadak membatalkan pemilihan tambahan presiden yang dijadwalkan berlangsung hari Minggu (24/1).

Para pejabat pemilu di Haiti secara mendadak membatalkan pemilihan tambahan presiden yang dijadwalkan Minggu (24/1), di tengah kekhawatiran akan terjadi tindak kekerasan dan kecurangan.

Pierr-Louis Opont, ketua Dewan Pemilihan Sementara, Jumat mengatakan pemilihan itu diundur karena “keprihatinan masalah keamanan”.

Di ibukota Port-au-Prince beberapa ribu demonstran bersorak-sorai setelah mendengar pemungutan suara akan ditunda. Tetapi para demonstran segera kembali melakukan tindak kekerasan, sehingga memaksa polisi melepaskan tembakan kearah massa. Tidak jelas apakah ada yang cedera atau tewas.
Opont tidak menyebutkan tanggal baru untuk pemilu utama.

Juga tidak jelas apakah pemerintahan sementara akan berkuasa setelah tanggal 7 Februari, ketika Presiden Michel Martelly diminta meninggalkan jabatannya berdasarkan konstitusi, atau apakah dia akan tetap menduduki jabatannya sampai penggantinya terpilih.

Calon oposisi Jude Celestin pekan ini berjanji akan memboikot pemilihan itu, dengan menuduh bahwa pemilihan putaran pertama bulan Oktober dilakukan secara curang, dan menguntungkan calon dari partai yang berkuasa. Protes-protes yang dipicu pihak oposisi baru-baru ini di Ibukota Port-au-Prince telah menimbulkan ketegangan, dan para pendukung melemparkan batu dan membakar barikade di jalan.

Timbul kekhawatiran yang semakin besar bahwa pemilihan tambahan yang cacat mungkin akan mendorong negara berpenduduk 10 juta yang sudah lama goyah itu ke ambang kerusuhan, dan memperburuk situasi politik yang relatif stabil selama satu dekade itu dan mengerem laju investasi asing. [sp]

XS
SM
MD
LG