Tautan-tautan Akses

Hadiah Nobel Kedokteran Tak Berubah, Meski Seorang Pemenangnya Meninggal


Anggota keluarga pemenang Nobel Kedokteran, alm. Ralph Steinman di depan almarhum saat penghargaan di Universitas Rockefeller, New York (3/10).

Anggota keluarga pemenang Nobel Kedokteran, alm. Ralph Steinman di depan almarhum saat penghargaan di Universitas Rockefeller, New York (3/10).

Keputusan memberi hadiah Nobel kepada Ralph Steinman dibuat berdasarkan asumsi bahwa ia masih hidup, oleh karena itu keputusan ini tidak berubah.

Yayasan Nobel di Stockholm, Swedia, mengumumkan bahwa Hadiah Nobel 2011 untuk Kedokteran tidak berubah meskipun salah satu pemenangnya, Ralph Steinman, meninggal.

Keputusan ini diumumkan Senin sore menyusul pertemuan mendadak setelah diketahui bahwa Steinman yang kelahiran Kanada, meninggal Jumat karena menderita kanker pankreas. Yayasan itu mengadakan pertemuan untuk memecahkan apa yang disebutnya merupakan kejadian yang tak diduga.

Steinman, Bruce Beutler dari Amerika dan Jules Hoffman dari Luxemburg dianugerahi hadiah itu karena karya mereka yang meningkatkan pemahaman tentang sistem kekebalan tubuh, yang bisa membantu penyembuhan kanker dan penyakit lain.

Anggaran dasar Yayasan itu mengatur bahwa karya yang dihasilkan seseorang yang sudah meninggal tidak bisa dipertimbangkan. Tetapi Yayasan menginterpretasikan bahwa aturan itu berarti Hadiah Nobel tidak bisa secara sengaja diberikan secara anumerta. Keputusan memberi hadiah Nobel kepada Steinman dibuat berdasarkan asumsi bahwa ia hidup, oleh karena itu keputusan ini tidak berubah.

Beutler dan Hoffman menurut rencana akan membagi dua setengah dari hadiah yang keseluruhannya bernilai 1.5 juta dolar itu, sementara Steinman akan menerima sisa setengahnya lagi.

XS
SM
MD
LG