Tautan-tautan Akses

Guatemala Berkabung Setelah Kebakaran, 34 Remaja Putri Tewas


Warga yang berkabung menyelenggarakan doa bersama untuk menghormati para korban kebakaran di Virgen de Asuncion, San Jose Pinula, di luar istana Nasional, Guatemala City, 9 Maret 2017. (REUTERS/Saul Martinez).

Warga yang berkabung menyelenggarakan doa bersama untuk menghormati para korban kebakaran di Virgen de Asuncion, San Jose Pinula, di luar istana Nasional, Guatemala City, 9 Maret 2017. (REUTERS/Saul Martinez).

Guatemala berkabung setelah kebakaran menewaskan 34 remaja putri di sebuah penampungan anak nakal dekat Guatemala City, Rabu.

Sembilan belas remaja putri meninggal di tempat kejadian. Lima belas korban kemudian meninggal karena luka bakar mereka di rumah sakit. Beberapa lainnya masih berjuang untuk hidup.

Polisi dan saksi mengatakan kasur sengaja dibakar di ruang penampungan di mana remaja putri itu dikurung setelah mencoba melarikan diri.

Presiden Guatemala Jimmy Morales menyerukan masa berkabung tiga hari. Dia menyalahkan pada pejabat yang katanya mengabaikan perintah untuk memindahkan sejumlah penghuni ke fasilitas lainnya.

"Rumah perlindungan" itu dibangun untuk menampung remaja yang hidup di jalanan karena kekerasan di rumah atau kecanduan narkoba. Seorang mantan karyawan rumah itu menyebutnya rentan bencana. [as/uh]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG