Tautan-tautan Akses

Greenpeace akan Ajukan Banding atas Putusan Pengadilan Rusia


Kapal Greenpeace 'Arctic Sunrise' dikawal oleh kapal pengawal pantai dari basis militer Rusia di Severomorsk, Semenanjung Kola, Rusia (24/9).

Kapal Greenpeace 'Arctic Sunrise' dikawal oleh kapal pengawal pantai dari basis militer Rusia di Severomorsk, Semenanjung Kola, Rusia (24/9).

Greenpeace akan mengajukan banding menuntut pembebasan segera 30 orang yang ditahan pekan lalu karena berusaha menaiki satu-satunya anjungan produksi minyak Rusia di Arktik.

Direktur Eksekutif Greenpeace International Kumi Naidoo mengatakan hari Jumat (27/9), penahanan tersebut seperti industri minyak Rusia itu sendiri, merupakan "peninggalan dari era sebelumnya.” Naidoo mengatakan para aktivis itu berada di penjara karena “menyoroti kecerobohan Gazprom.”

Organisasi lingkungan itu mengatakan akan mengadakan “protes solidaritas” hari Sabtu di kota-kota di seluruh dunia.

Pengadilan di kota pelabuhan Murmansk di Arktik telah menolak pembebasan dengan uang jaminan bagi warga Amerika Pete Wilcox, kapten kapal Greenpeace Arctic Sunrise, beserta anggota kru dan aktivis dari Rusia dan sedikitnya 10 negara lainnya. Beberapa aktivis lainnya diperintahkan untuk ditahan selama 72 jam sambil menantikan penyelidikan mengenai peran mereka.

Para penyelidik sedang menetapkan apakah para aktivis tersebut dapat dituduh melakukan pembajakan, selain melakukan pelanggaran lainnya. Jika didapati bersalah melakukan pembajakan, mereka dapat dipenjarakan sampai 15 tahun.

Presiden Vladimir Putin mengatakan hari Rabu para aktivis Greenpeace itu bukan pembajak. Namun, ia menambahkan bahwa dalam usaha menaiki anjungan minyak itu, Greenpeace melanggar hukum internasional dan membahayakan keselamatan baik para pekerja di anjungan itu maupun para aktivis.
XS
SM
MD
LG