Tautan-tautan Akses

AS

Google Tolak Permintaan Cabut Klip Film Anti-Islam


Klip video film anti-Islam yang diunggah ke YouTube telah memicu berbagai protes anti Amerika, termasuk di ibukota Kenya, Mombasa (14/9).

Klip video film anti-Islam yang diunggah ke YouTube telah memicu berbagai protes anti Amerika, termasuk di ibukota Kenya, Mombasa (14/9).

Google menolak permintaan Gedung Putih hari Jumat agar mempertimbangkan kembali keputusannya tetap memasang klip video yang kontroversial di YouTube.

Klip video yang kontroversial mengenai film anti-Islam di YouTube itu telah memicu berbagai protes anti-Amerika di Timur Tengah dan negara-negara muslim lainnya.

Perusahaan internet itu menyensor video tersebut di India dan Indonesia setelah memblokirnya hari Rabu di Mesir dan Libya, di mana kedutaan-kedutaan besar Amerika diserbu demonstran yang marah atas penggambaran Nabi Muhammad sebagai penipu dan hidung belang.

Hari Selasa, Duta Besar Amerika untuk Libya dan tiga warga Amerika lainnya tewas dalam serangan terhadap kedutaan di Benghazi.

Google memilih membatasi akses klip tersebut guna mematuhi hukum negara setempat, daripada menanggapi tekanan politik.

Pejabat-pejabat Gedung Putih hari Jumat meminta Google agar mempertimbangkan kembali apakah video tersebut melanggar ketentuan YouTube. Hari Rabu, Google menyatakan, video itu masih masuk dalam ketentuannya.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG