Tautan-tautan Akses

Google Sepakat Cabut Pemblokiran Iklan Politik Hong Kong


Kelompok pro-demokrasi 'Alliance for True Democracy' di Hong Kong memrotes pemblokiran iklan politik di YouTube (18/6).

Kelompok pro-demokrasi 'Alliance for True Democracy' di Hong Kong memrotes pemblokiran iklan politik di YouTube (18/6).

Google mengatakan Kamis (19/6) kelompok pro-demokrasi di Hong Kong dapat memasang iklan di YouTube selama tidak mengikutsertakan China daratan sebagai target distribusi.

Google mengatakan telah mencapai kompromi dengan kelompok Alliance for True Democracy di Hong Kong terkait iklan politik yang diblokir oleh situs raksasa YouTube milik Google.

Dalam sebuah pernyataan hari Kamis (19/6), perusahaan yang berpusat di Amerika itu mengatakan kelompok Alliance dapat memasang iklannya selama tidak mengikutsertakan China daratan sebagai target distribusi.

Pernyataan itu menambahkan bahwa Google menegaskan pentingnya hak menyatakan sikap politik.

Seorang karyawan di perusahaan Hong Kong yang menangani hubungan masyarakat bagi Google hari Kamis mengatakan kepada VOA bahwa masalahnya telah diselesaikan dan iklan kelompok itu akan diunggah ke situs YouTube dalam beberapa hari mendatang.

Daniel Huang, manajer proyek kelompok Alliance for True Democracy, mengatakan kepada VOA kelompok itu setuju untuk mengubah sasaran iklannya walaupun berkeras YouTube telah membuat pilihan yang salah.

“Karena kami berharap akan meraih dampak terbesar dan terbaik dari publisitas di Hong Kong, kami akan menghapus China daratan dari daftar sekarang. Namun, kami yakin YouTube tidak punya alasan yang tepat untuk melarang kami memasang iklan ini di China daratan,” kata Huang.

Kelompok, yang mengkampanyekan perluasan demokrasi di Hong Kong ini, sedang berupaya mendorong warga Hong Kong turut dalam referendum tidak resmi mengenai perluasan hak suara di bekas wilayah koloni Inggris tersebut.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG