Tautan-tautan Akses

Google Sebut Wilayah Palestina sebagai ‘Palestina’


Foto yang memperlihatkan perkembangan wilayah Israel dan Palestina dari tahun 1946 hingga 2007.

Foto yang memperlihatkan perkembangan wilayah Israel dan Palestina dari tahun 1946 hingga 2007.

Google secara de facto telah mengakui keberadaan Palestina.

Juru bicara Google Nathan Tyler Jumat mengatakan Google telah memutuskan untuk mengubah nama wilayah Palestina menjadi hanya ``Palestina'' dalam berbagai produknya.

Dia mengatakan Google berkonsultasi dengan berbagai sumber dan otoritas bila menyebut nama-nama negara, dan dalam hal ini mengikuti langkah beberapa organisasi internasional.

Langkah itu diambil setelah keputusan PBB tahun lalu yang meningkatkan status Palestina menjadi ``negara pengamat non-anggota.''

Israel mengatakan status kenegaraan Palestina seharusnya dicapai melalui negosiasi bukan langkah-langkah sepihak.

Jurubicara kementerian luar negeri Israel Yigal Palmor mengatakan Google bukanlah entitas diplomatik sehingga menimbulkan pertanyaan mengapa Google terlibat dalam suatu isu politik internasional yang kontroversial.
XS
SM
MD
LG