Tautan-tautan Akses

"Girl Up", Solidaritas Remaja Perempuan AS untuk Dunia


Seorang remaja perempuan di Chicago sedang menandatangani dukungan terhadap kampanye "Girl Up".

Seorang remaja perempuan di Chicago sedang menandatangani dukungan terhadap kampanye "Girl Up".

Kampanye yang disponsori PBB ini mengajak para perempuan muda AS untuk memberdayakan diri dan membantu perempuan di negara lain.

Betsy Cribb adalah satu dari 300 lebih perempuan yang menghadiri peresmian kampanye ‘Girl Up’ di kota New York.

“Ini adalah kampanye dari dan untuk perempuan. Kampanye ini memberdayakan sumber dan energi perempuan Amerika untuk meningkatkan kesadaran perempuan di negara berkembang dan memberi mereka suara. Karena mereka tidak punya kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka,” kata Cribb.

Kampanye tersebut disponsori Yayasan PBB, organisasi yang mendukung tujuan-tujuan PBB. Juru bicaranya, Elizabeth Gore, mengatakan ‘Girl Up’ akan segera dimulai dengan awal yang menyenangkan.

“Seperti berjalan menuju ruangan dengan para perempuan muda bersemangat dari berbagai latar belakang ekonomi dan budaya, bekerja dan belajar bersama mengenai perempuan secara global, dari Malawi, Ethiopia, Guatemala sampai Liberia,” ungkap Gore.

Remaja-remaja perempuan di Ethiophia ini termasuk yang akan dibantu oleh sesama remaja perempuan di AS melaui kampanye "Girl Up".

Remaja-remaja perempuan di Ethiophia ini termasuk yang akan dibantu oleh sesama remaja perempuan di AS melaui kampanye "Girl Up".

Di Amerika, para perempuan yang menghadiri peresmian kampanye itu mulai menyebarluaskannya. Betsy Cribb – senior pada sekolah khusus perempuan di Charleston, South Carolina, menulis blog dan membuat presentasi.

“Yang saya lakukan adalah membawa kampanye ‘Girl Up’ ke sekolah-sekolah di sekitar Charleston dan membangkitkan kesadaran serta menggalang dana. Akhir pekan kemarin saya berbicara kepada kelompok pemuda di gereja saya mengenai kampanye ‘Girl Up’. Beberapa minggu lagi, saya akan ke bekas SMP saya untuk berbicara dengan murid-muridnya,” ungkap Cribb.

‘Girl Up’ juga memiliki duta global seperti Ratu Rania dari Yordania, eksekutif MTV Judy McGrath, dan selebriti pendukung termasuk fotografer Nigel Barker, aktris remaja Victoria Justice dan penyanyi American Idol, Crystal Bowersox.

“Kami ingin mengangkat derajat para perempuan muda dan memberikan mereka bantuan yang mereka butuhkan untuk hidup secara produktif dan berkualitas,” kata Bowersox.

Elizabeth Gore dari Yayasan PBB mengatakan selain untuk membantu perempuan di negara berkembang, kampanye itu juga bertujuan membantu perempuan Amerika menyelami potensi mereka dan menjadi pemimpin.

“Saya yakin anda tidak harus menjadi kepala negara atau diplomat untuk menjadi pemimpin global. Bahkan anda bisa menjadi pemimpin global pada usia 13 tahun. Kami memiliki badan penasihat yang terdiri dari remaja perempuan. Jumlahnya ada 18 orang dari berbagai negara. Mereka memberi tahu kami bagaimana menjalankan kampanye ini. Dan saya yakin, berkat mereka, kami akan sukses,” ujar Gore.

Gore mengatakan kampanye ‘Girl Up’ adalah kesempatan bagi perempuan Amerika untuk bangkit, menyelamatkan nyawa dan membawa perubahan global.

XS
SM
MD
LG