Tautan-tautan Akses

AS

Gereja Mormon Akui Pendirinya Punya 40 Istri


Foto pendiri gereja Mormon, Joseph Smith dan isterinya beserta nama keturunannya dipasang di tembok perpustakaan Universitas Brigham Young di Provo, Utah (foto: dok).

Foto pendiri gereja Mormon, Joseph Smith dan isterinya beserta nama keturunannya dipasang di tembok perpustakaan Universitas Brigham Young di Provo, Utah (foto: dok).

Setelah bertahun-tahun lamanya, gereja Mormon akhirnya mengakui bahwa pendirinya, Joseph Smith mempraktikkan poligami dengan mempunyai istri sampai 40 orang.

Laporan yang diterbitkan pada situs Gereja Mormon atau Jesus Christ of Latter-day Saints itu mengatakan bahwa pendiri gereja Mormon, Joseph Smith (1805-1844) menikahi banyak perempuan dan mengizinkan orang-orang terdekatnya untuk mempraktikkan poligami pada awal-awal gerakan Mormon di Ohio dan Illinois.

Laporan itu mengatakan sebagian besar para istri Smith berusia 20-40 tahun meskipun salah seorang istrinya Helen Mar Kimball dinikahi ketika berusia 14 tahun.

Laporan itu mengatakan sebagian dari perkawinan itu berlangsung secara tradisional sementara yang lainnya secara spiritual, artinya mereka tidak terlibat hubungan seksual, yang katanya terjadi pada Mar Kimball.

Gereja Mormon sudah lama mengecam poligami dan hanya mengakui pernikahan pertama Smith dengan istrinya Emma. Laporan itu menggambarkan poligami Smith sebagai “hal yang menyiksa” Emma.

Didirikan pada 1830, gereja itu 60 tahun kemudian melarang poligami setelah mendapat tekanan dari pemerintah Amerika yang mengancam keberadaannya di Utah. Meski demikian, sebagian pengikut Mormon menolak mengecam poligami, dan pecah menjadi kelompok-kelompok yang masih ada sampai sekarang.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG