Tautan-tautan Akses

Gereja Katolik Dukungan Beijing dan Vatikan Ibarat Berperang


Uskup Shanghai dukungan pemerintah Tiongkok, Aloysius Jin Luxian (kiri) didampingi Wakil Uskup Shanghai, Joseph Xing Wenzhi (foto: dok.). Beijing menahbiskan sendiri Uskup di Tiongkok tanpa persetujuan Vatikan.

Uskup Shanghai dukungan pemerintah Tiongkok, Aloysius Jin Luxian (kiri) didampingi Wakil Uskup Shanghai, Joseph Xing Wenzhi (foto: dok.). Beijing menahbiskan sendiri Uskup di Tiongkok tanpa persetujuan Vatikan.

Gereja Tiongkok menahbiskan seorang Uskup lagi tanpa persetujuan dari Paus, suatu pelanggaran serius terhadap kebijakan Vatikan.

Seorang pejabat tinggi Gereja Katolik Roma menyebut ketegangan antara Vatikan dan gereja Katolik Tiongkok yang didukung pemerintah sebagai “perang.”

Kardinal Hongkong Joseph Zen berbicara di New York hari Kamis, setelah gereja Tiongkok menahbiskan seorang uskup lagi tanpa mendapat persetujuan dari Paus, suatu pelanggaran terhadap kebijakan Vatikan.

Zen menuding penahbisan itu ulah mereka yang ia sebut sebagai pejabat pemerintah rendahan yang membandel, yang memaksakan pejabat gereja Tiongkok agar melaksanakan perintah mereka. Ia mengimbau Presiden Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao agar mengendalikan para pejabat tersebut.

Gereja dukungan pemerintah hari Kamis mengangkat Joseph Huang Bingzhang sebagai uskup kota Shantou di provinsi Guangdong, Tiongkok bagian selatan. Ini merupakan penahbisan ketiga sejak November 2010.

Vatikan dan Beijing memutuskan hubungan sewaktu komunis Tiongok merebut kekuasaan pada tahun 1949. Sekitar 12 juta umat Katolik tinggal di Tiongkok. Banyak di antara mereka menjadi jemaat gereja dukungan pemerintah. Para pemimpin Tiongkok menganggap kebijakan Vatikan sebagai campur tangan terhadap urusan dalam negeri mereka.

Tetapi di Tiongkok juga semakin banyak gereja yang diam-diam setia kepada Paus.

XS
SM
MD
LG