Tautan-tautan Akses

Gereja Katolik Beri Gelar Kudus kepada Paus Yohanes Paulus II


Biarawati Marie Simon-Pierre mengaku sembuh dari penyakit Parkinson setelah berdoa kepada mendiang Paus.

Biarawati Marie Simon-Pierre mengaku sembuh dari penyakit Parkinson setelah berdoa kepada mendiang Paus.

Vatikan mengatakan sedikitnya 300 ribu orang diperkirakan akan menghadiri upacara pengudusan Paus Yohanes Paulus II hari Minggu.

Ribuan umat berkumpul di Roma untuk menghadiri upacara pengudusan mendiang Paus Yohanes Paulus II hari Minggu. Lapangan Santo Petrus diwarnai kegembiraan hari Sabtu walaupun turun hujan lebat.

Vatikan mengatakan sedikitnya 300 ribu orang diperkirakan akan menghadiri upacara pengudusan itu. Upacara di Lapangan Santo Petrus itu akan menjadi acara puncak perayaan tiga hari yang dimulai dengan sembahyang tuguran hari Sabtu.

Tuguran adalah bagian penting untuk menguduskan paus yang paling terkenal dalam sejarah gereja Katolik itu. Selama 26 tahun menjadi kepala Gereja Katolik Roma, Paus Yohanes Paulus II ikut menumbangkan komunisme, menyemangati muda-mudi Katolik dan memperkuat kehadiran gereja Katolik di negara-negara berkembang.

Pengganti Yohanes Paulus II, Paus Benediktus, mempercepat proses kanonisasi itu, yang biasanya makan waktu berabad-abad. Gereja Katolik akan memberi gelar kudus kepada mendiang Paus itu hanya 6 tahun 29 hari setelah kematiannya. Paus Benediktus telah menyatakan Paus Yohanes Paulus “Terberkati”, tahap terakhir sebelum gelar kudus diberikan dengan bukti Paus Yohanes Paulus II melakukan mukjizat setelah kematian.

Mukjizat itu dilaporkan oleh biarawati Prancis Marie Simon-Pierre, yang mengatakan, dia sembuh secara misterius dari penyakit Parkinson setelah berdoa kepada mendiang Paus. Paus Yohanes Paulus II menderita penyakit yang sama. Mukjizat kedua harus dilaporkan dilakukan oleh Paus Yohanes Paulus sebelum dia dinyatakan sebagai orang suci.

XS
SM
MD
LG