Tautan-tautan Akses

Gencatan Senjata Baru di Suriah Mulai Berlaku Senin Petang


Presiden Suriah Bashar Assad (tengah) berjalan seusai sholat Idul Adha di Daraya, Suriah, 12 September 2016 (SANA via AP).

Presiden Suriah Bashar Assad (tengah) berjalan seusai sholat Idul Adha di Daraya, Suriah, 12 September 2016 (SANA via AP).

Pasukan Suriah juga harus menghentikan serangan udara terhadap kelompok militant Front Nusra. Amerika mengatakan serangan-serangan tersebut sering diarahkan terhadap laskar oposisi dan penyebab utama korban sipil.

Persetujuan terbaru yang bertujuan untuk menghentikan pertempuran di Suriah mulai berlaku pada waktu matahari terbenam hari Senin (12/9).

Pada saat itu, menurut persetujuan yang diumumkan oleh Amerika dan Rusia, baik pemerintah Suriah maupun pemberontak harus menghentikan pertempuran.

Pasukan Suriah juga harus menghentikan serangan udara terhadap kelompok militant Front Nusra. Amerika mengatakan serangan-serangan tersebut sering diarahkan terhadap laskar oposisi dan penyebab utama korban sipil.

Seperti sebagian besar usaha gencatan senjata sebelumnya, gencatan senjata ini mulai dengan jangka waktu yang singkat, 48 jam. Ini boleh diperpanjang, dan kalau bertahan selama seminggu, lalu Amerika dan Rusia akan meluncurkan usaha bersama untuk menyerang laskar Nusra serta laskar lain dari kelompok ISIS.

Persetujuan tersebut juga mengharuskan pengangkutan bantuan pangan dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan ke tempat-tempat seperti Aleppo, dimana perang lima tahun Suriah telah mengakibatkan krisis kemanusiaan.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan hari Sabtu dalam sebuah pernyataan bahwa apabila berhasil, hal ini akan menghasilkan pengurangan besar pertempuran di seluruh Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Ameika dan Rusia, yang mendukung pihak-pihak yang berlawanan dalam perang saudara itu, mempunyai kewajiban untuk berusaha sekuat-kuatnya untuk memastikan berbagai pihak mematuhinya. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG