Tautan-tautan Akses

52 Tewas Akibat Gempa di Guatemala


Gempa hari Kamis di Guatemala merusak rumah-rumah di kota San Marcos, Guatemala (8/11).

Gempa hari Kamis di Guatemala merusak rumah-rumah di kota San Marcos, Guatemala (8/11).

Gempa di Guatemala itu berkekuatan 7,4 berpusat kira-kira 45 kilometer di lepas pantai di Samudera Pasifik, sekitar 160 kilometer sebelah barat-daya Guatemala City.

Presiden Guatemala Otto Perez Molina mengatakan jumlah kematian akibat gempa hari Rabu telah meningkat menjadi 52, dan angka itu kemungkinan besar bisa bertambah.

Perez hari Kamis mengatakan sedikitnya 22 orang masih hilang. Presiden itu mengatakan dia memperkirakan petugas SAR akan menemukan lebih banyak mayat sementara mereka menggali gedung-gedung yang ambruk.

Badan Geologi Amerika mengatakan gempa berkekuatan 7,4 itu berpusat kira-kira 45 kilometer di lepas pantai yang menghadap Samudera Pasifik, sekitar 160 kilometer sebelah barat-daya Guatemala City. Negara bagian San Marcos, wilayah bergunung-gunung dekat perbatasan Meksiko, terkena paling parah. Gempa tersebut dirasakan sejauh Mexico City di Meksiko dan beberapa bagian El Salvador.

Di New York, seorang juru bicara PBB mengatakan Sekretaris Jenderal Ban Ki-moon berduka atas kematian di Guatemala dan bahwa PBB siap membantu dengan upaya bantuan.

Gempa bumi hari Rabu itu adalah yang terkuat yang pernah mengguncang Guatemala sejak gempa tahun 1976 yang menewaskan lebih dari 20 ribu orang.
XS
SM
MD
LG