Tautan-tautan Akses

Gempa Bumi di China, 89 Tewas dan Ratusan Luka-luka


Para petugas kepolisian tengah berupaya melakukan pencarian korban diantara ruruntuhan rumah pasca gempa berkekuatan 6.6 mengguncang wilayah Minxian, Dingxi, provinsi Gansu, China (22/7).

Para petugas kepolisian tengah berupaya melakukan pencarian korban diantara ruruntuhan rumah pasca gempa berkekuatan 6.6 mengguncang wilayah Minxian, Dingxi, provinsi Gansu, China (22/7).

Para pejabat China menyatakan dua gempa dangkal di kawasan perdesaan di bagian barat laut telah menewaskan sedikitnya 89 orang dan mencederai hampir 300 lainnya.

Media pemerintah China mengatakan tim SAR telah bergegas menuju China barat laut yang dilanda gempa berkekuatan tinggi yang menewaskan sedikitnya 89 orang, namun tanah longsor menghambat upaya tanggap darurat.

Survei Geologi Amerika menyatakan gempa dangkal berkekuatan 5.9 Skala Richter itu terjadi Senin pagi dekat kota Dingxi, provinsi pegunungan Gansu. Dikatakan gempa kedua yang berkekuatan 5.6 Skala Richter melanda kawasan itu sekitar 90 menit kemudian, diikuti ratusan gempa susulan.

Pihak berwenang mengatakan tanah longsor memblokir ruas-ruas jalan, sementara polisi, petugas pemadam kebakaran dan tentara China berupaya menjangkau daerah-daerah pedesaan dimana ribuan rumah yang terbuat dari batako rusak atau musnah. Hujan lebat diramalkan untuk beberapa hari mendatang, yang meningkatkan risiko tanah longsor dan menyulitkan upaya penyelamatan.

Kantor berita resmi pemerintah, Xinhua, mengatakan Presiden China Xi Jinping memerintahkan para petugas SAR melakukan upaya besar-besaran untuk menyelamatkan jiwa.

Tidak ada kerusakan berat dilaporkan di pusat-pusat kota, di mana bangunan-bangunan didirikan lebih kokoh.

Palang Merah China menyatakan kini mengirim bantuan kemanusiaan, termasuk jaket dan tenda bagi para korban gempa.
XS
SM
MD
LG