Tautan-tautan Akses

Gempa Bumi Bawah Laut Guncang Indonesia Bagian Selatan


Dalam foto tertanggal 30/9/2009 ini, seorang pakar geologis mencermati informasi seismograf dari bencana gempa di Sumatra di kantor meteorologi Jakarta. Pada Jumat (27/2/2015) sebuah gempa mengguncang bagian selatan Indonesia.

Dalam foto tertanggal 30/9/2009 ini, seorang pakar geologis mencermati informasi seismograf dari bencana gempa di Sumatra di kantor meteorologi Jakarta. Pada Jumat (27/2/2015) sebuah gempa mengguncang bagian selatan Indonesia.

Gempa bumi bawah laut yang kuat mengguncang Indonesia bagian selatan hari Jumat, tetapi tidak ada kerusakan besar atau tsunami karena kedalaman gempa itu.

Badan geologi Amerika, The US Geological Service, mengatakan gempa itu berkekuatan 7,0 pada skala Richter dan menghantam Laut Flores sekitar 132 kilometer arah utara dari kota Nebe. Dikatakan gempa itu berpusat jauh di bawah permukaan bumi pada kedalaman 547 kilometer.

Badan Meteorologi dan Geofisika Indonesia mengatakan tidak ada ancaman tsunami. Warga Nebe dan Maumere, 152 kilometer dari episentrum, melaporkan tidak terjadi kerusakan dan mengatakan mereka tidak merasakan guncangan itu.

Gempa dangkal umumnya menyebabkan lebih banyak guncangan di permukaan bumi dan kerusakan yang lebih besar.

Indonesia rentan terhadap gempa karena lokasinya di “Cincin Api” Pasifik, yakni lengkung pegunungan berapi dan garis patahan di Cekungan Pasifik. Bulan Desember 2004, sebuah gempa berkekuatan besar 9.1 pada skala Richter di pulau Sumatera memicu tsunami yang menewaskan 230.000 orang di berbagai negara.

XS
SM
MD
LG